Akhirnya hakim mengalah

Lukas 18:5

Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem

tetapi karena janda ini terus-menerus menggangguku, aku akan memberikan keadilan kepadanya supaya ia tidak menyusahkan aku dengan kedatangannya yang terus-menerus itu.’”

Lukas 18:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 18:5?

Hakim yang tidak adil itu memutuskan untuk memberi keadilan kepada janda itu karena dia tidak mau terus direpotkan oleh kedatangannya yang terus-menerus.

Latar belakang

Kemenangan karena kegigihan

Alasan hakim akhirnya memberi keadilan sangat praktis: ia tidak tahan diganggu terus. Kata 'menyusahkan' dalam bahasa aslinya bermakna 'memukul wajah' atau 'memberikan memar'. Janda itu secara kiasan 'menghajar' hakim dengan ketekunannya.

Di mana

Perjalanan menuju Yerusalem

Setting perumpamaan: dalam pikiran sang hakim

Kapan

~30 M

Perjalanan terakhir ke Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hakim mempertimbangkan situasi
Yesus menjelaskan makna perumpamaan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Menyelesaikan monolog batin sang hakim dalam perumpamaan

P

Kepada

Para murid

Murid-murid yang mendengarkan perumpamaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ὑπωπιάζῃ

menyusahkan · wear out

Secara harfiah 'memukul di bawah mata' — ungkapan untuk tekanan yang menyiksa

εἰς τέλος

terus-menerus · continual

Sampai akhir, tanpa henti — menggambarkan kegigihan yang tak terhentikan

ἐκδικήσω αὐτήν

memberikan keadilan · give justice

Memulihkan hak yang dirampas, membela pihak yang lemah

Kata ὑπωπιάζῃ adalah humor tersembunyi Yesus — hakim kelas atas ini merasa 'dihajar' oleh seorang janda tak berdaya. Ketekunan yang konsisten bisa menembus bahkan tembok kekerasan hati yang paling tebal.

Tahukah kamu

Kata 'menyusahkan' artinya 'memukul wajah'

Kata Yunani ὑπωπιάζῃ berasal dari istilah tinju yang berarti 'memberi memar di bawah mata'. Hakim itu merasa janda ini benar-benar 'memukul' dia — bukan secara fisik, tapi dengan tekanan yang terus-menerus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 18:5

✕  Sering dikira

Tuhan akan mengabulkan doa kita kalau kita cukup sering berdoa

✓  Yang sebenarnya

Poin perumpamaan ini adalah ketekunan dan kepercayaan, bukan kuantitas doa sebagai syarat teknis untuk 'memaksa' Allah

✕  Sering dikira

Janda itu berhasil karena ia sangat berani dan percaya diri

✓  Yang sebenarnya

Janda itu tidak punya pilihan lain. Ketekunannya lahir dari kebutuhan yang mendesak dan kepercayaan bahwa keadilan itu ada

Renungan

Renungan Singkat Lukas 18:5

Contoh ini menunjukkan bahwa bahkan hakim yang jahat pun akhirnya mau bertindak karena kegigihan. Allah yang baik pasti lebih lagi mau mendengar doa umat-Nya yang bertekun. Jadi, jangan menyerah dalam doa.

Bapa, terima kasih karena Engkau tidak seperti hakim yang jahat; Engkau selalu mendengar dan menjawab doa kami. Amin.