Hakim yang tidak takut siapapun

Lukas 18:2

Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem

Kata-Nya, “Di sebuah kota, ada seorang hakim yang tidak takut kepada Allah dan tidak menghormati orang lain.

Lukas 18:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 18:2?

Yesus menggambarkan seorang hakim yang tidak adil, yang tidak takut kepada Allah dan tidak peduli pada manusia, sebagai kontras untuk menunjukkan betapa berbedanya Allah yang adil dan penuh kasih.

Latar belakang

Tokoh antagonis perumpamaan

Yesus sengaja memilih hakim yang paling buruk sebagai tokoh perumpamaan ini. Hakim yang tidak takut Allah berarti tidak bertanggung jawab pada Hukum Taurat. Yang tidak menghormati orang lain berarti tidak peduli pada standar sosial. Dengan kata lain, ia bebas berbuat sesukanya.

Di mana

Perjalanan menuju Yerusalem

Setting perumpamaan: sebuah kota tanpa nama

Kapan

~30 M

Perjalanan terakhir ke Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengantar soal ketekunan berdoa
Janda datang meminta keadilan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Sedang menceritakan perumpamaan kepada murid-murid-Nya

P

Kepada

Para murid

Murid-murid yang sedang berjalan bersama Yesus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

κριτής

hakim · judge

Pejabat yang memutus perkara — punya otoritas besar

φοβούμενος

takut · fear

Rasa hormat yang dalam, bukan sekadar fobia

ἐντρεπόμενος

menghormati · regard

Memperhitungkan pendapat atau perasaan orang lain

Hakim ini digambarkan dengan dua kelemahan fatal: tidak takut Allah dan tidak menghormati manusia. Ini adalah gambaran pemimpin yang paling tidak bisa diandalkan — namun justru dialah yang dipakai Yesus sebagai kontras dengan Allah yang penuh kasih.

Tahukah kamu

Hakim di zaman Romawi bisa dibeli

Di Palestina abad pertama, hakim lokal sering disebut 'dayyanei gezeloth' (hakim perampok) dalam tradisi Yahudi karena reputasi mereka yang korup dan bisa dibayar. Gambaran Yesus sangat realistis bagi pendengar-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 18:2

✕  Sering dikira

Allah digambarkan seperti hakim yang tidak adil ini

✓  Yang sebenarnya

Yesus menggunakan kontras — jika hakim jahat pun akhirnya berbuat benar, apalagi Allah yang baik dan adil

✕  Sering dikira

Cerita ini mengkritik sistem peradilan Romawi saja

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perumpamaan tentang ketekunan doa, bukan kritik sosial-politik

Renungan

Renungan Singkat Lukas 18:2

Kita mungkin merasa diabaikan oleh orang-orang yang berkuasa, tetapi Allah bukan seperti hakim itu. Dia mendengar dan peduli pada setiap seruan kita, jadi kita bisa datang kepada-Nya dengan penuh keyakinan.

Bapa, terima kasih karena Engkau bukan hakim yang tidak adil, tetapi Bapa yang penuh kasih dan keadilan. Amin.