Hakim yang tidak bisa disuap

Ulangan 16:19

Keadilan dan Perayaan

Janganlah kamu memutar balikkan keadilan, janganlah memandang muka, dan janganlah menerima suap karena suap membutakan mata orang bijak dan memutarbalikkan kata-kata orang benar.

Ulangan 16:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 16:19?

Ayat ini melarang memutarbalikkan keadilan, memandang muka, dan menerima suap. Suap dapat membutakan orang bijak dan memutarbalikkan perkataan orang benar, jadi keadilan harus ditegakkan tanpa kompromi.

Latar belakang

Larangan menyuap hakim

Musa sedang memberikan instruksi tentang pengangkatan hakim di setiap kota. Ia menegaskan tiga larangan: memutar balik keadilan, memandang muka, dan menerima suap. Alasannya, suap membutakan mata orang bijak dan memutarbalikkan perkataan orang benar.

Di mana

Dataran Moab

Di padang gurun, sebelum masuk Kanaan

Kapan

~1400 SM

Pembentukan hukum Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, pembawa hukum TUHAN

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan Allah, baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָוַת

'avat · memutar balikkan

membengkokkan atau menyelewengkan keadilan

שֹׁחַד

shochad · suap

hadiah atau uang yang diberikan untuk mempengaruhi keputusan

עֵינַיִם

einayim · mata

organ penglihatan, metafora untuk pemahaman dan penilaian

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa suap bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi secara aktif membutakan kebijaksanaan. Keadilan yang sejati membutuhkan mata yang jernih, yang tidak mungkin jika hati dikuasai oleh kepentingan pribadi.

Tahukah kamu

Suap di zaman kuno

Di Timur Dekat kuno, suap sering berupa barang berharga seperti perak atau ternak, dan praktik ini sangat umum sehingga hukum ini perlu ditegaskan berulang kali.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 16:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 16:19

✕  Sering dikira

Suap hanya soal uang, jadi memberi hadiah wajar tidak masalah.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mencakup segala bentuk pemberian yang mempengaruhi keputusan, bukan hanya uang tunai.

✕  Sering dikira

Memandang muka berarti tidak boleh memperhatikan keadaan orang sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Yang dilarang adalah memihak berdasarkan status atau kekayaan, bukan menunjukkan kasih.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 16:19

Dalam keputusan sehari-hari, apakah kita pernah memihak karena status atau pemberian? Mari berlatih berlaku adil tanpa pandang bulu, baik di tempat kerja, keluarga, maupun komunitas.

Ya Tuhan, mampukan aku untuk menegakkan kebenaran tanpa memihak atau menerima suap, sehingga keadilan-Mu nyata dalam hidupku. Amin.