Bendahara curang mulai berpikir keras
Lukas 16:1-13
Kita Tidak Dapat Melayani Dua Tuan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Bos dapat laporan buruk
Perumpamaan ini dimulai dengan situasi yang sangat duniawi: seorang manajer keuangan dilaporkan korupsi dan langsung dipanggil bos. Yesus tidak menceritakan orang-orang suci — Ia pakai karakter yang semua orang tahu ada di dunia nyata. Konteks langsung sebelumnya adalah murid-murid mendengar, bukan Farisi.
Di mana
Perea atau Galilea
Perjalanan menuju Yerusalem, kemungkinan di luar ruangan
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Murid-murid Yesus
kelompok inti yang mengikuti Yesus
Arti tiap ayat
Penjelasan Lukas 16:1-13 Ayat per Ayat
Lukas 16:1
Yesus memulai perumpamaan tentang seorang kaya yang memiliki kepala pelayan yang dituduh memboroskan hartanya. Ini menggambarkan bahwa kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipercayakan kepada kita.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:2
Tuan memanggil kepala pelayan dan meminta pertanggungjawaban, serta memberitahu bahwa dia akan dipecat. Ini menunjukkan konsekuensi dari ketidaksetiaan dan perlunya bersiap menghadapi evaluasi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:3
Kepala pelayan merenungkan masa depannya setelah dipecat; dia tidak kuat untuk kerja fisik dan malu mengemis. Ini menunjukkan kepanikan dan kecemasan saat menghadapi kehilangan pekerjaan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:4
Kepala pelayan merencanakan untuk memastikan ada orang yang mau menerimanya setelah dipecat. Dia menggunakan posisinya sekarang untuk berinvestasi pada masa depan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:5
Dia memanggil para debitur tuannya satu per satu untuk mengurangi jumlah utang mereka. Ini adalah tindakan licik untuk mendapatkan kebaikan hati mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:6
Debitur pertama berutang 100 bat minyak, dan kepala pelayan menyuruhnya menulis 50. Ini adalah pengurangan utang yang ilegal, menunjukkan kecerdikan yang tidak jujur.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:7
Dalam perumpamaan ini, kepala pelayan yang tidak jujur terus mengurangi jumlah utang para debitur setelah dipecat, menunjukkan bahwa ia menggunakan posisinya untuk berbuat baik pada orang lain agar mereka berterima…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:8
Tuan memuji kepala pelayan yang tidak jujur karena kecerdikannya, bukan karena ketidakjujurannya. Yesus menggunakan ini untuk menunjukkan bahwa orang dunia sering lebih cerdik dalam urusan mereka daripada anak-anak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:9
Yesus menasihati murid-murid-Nya untuk menggunakan harta duniawi ('mamon') untuk membangun persahabatan, artinya memakai uang untuk menolong orang lain dan memajukan tujuan kekal, sehingga ketika harta itu habis,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:10
Ayat ini menekankan prinsip kesetiaan: orang yang setia dalam perkara kecil juga akan setia dalam perkara besar, dan yang tidak jujur dalam hal kecil juga tidak jujur dalam hal besar. Ini mengajarkan bahwa karakter…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:11
Yesus mengatakan bahwa jika kita tidak dapat dipercaya dalam mengelola harta duniawi, bagaimana mungkin Tuhan akan mempercayakan kepada kita 'harta yang sesungguhnya' yaitu harta rohani dan kekayaan Kerajaan Allah. Hal…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:12
Ayat ini melanjutkan gagasan bahwa harta duniawi adalah 'milik orang lain' yang dipercayakan kepada kita; jika kita tidak dapat dipercaya mengelolanya, siapa yang akan memberikan 'apa yang seharusnya menjadi milikmu'?…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Lukas 16:13
Ayat ini mengajarkan bahwa kita tidak bisa melayani dua tuan sekaligus, terutama Allah dan uang (mamon). Pilihan harus dibuat, karena kesetiaan terbagi tidak mungkin. Ini menegaskan prioritas mutlak kepada Allah dalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →