Bendahara curang mulai berpikir keras
Lukas 16:1
Uang, Kesetiaan, dan Dunia yang Akan Datang
“Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Ada seorang kaya yang mempunyai kepala pelayan. Dan, kepada orang kaya itu dilaporkan bahwa kepala pelayannya telah memboroskan hartanya.”Lukas 16:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Ada seorang Lukas 16.2–6 118 kaya yang mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya.”Lukas 16:1 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Adalah seorang kaya. Ia mempunyai seorang pegawai keuangan yang mengurus kekayaannya. Orang kaya itu mendapat laporan bahwa pegawai keuangannya memboroskan uangnya.”Lukas 16:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yesus memberikan perumpamaan lagi kepada murid-murid-Nya, “Ada seorang kaya yang mempunyai seorang bendahara untuk mengurus hartanya. Orang kaya itu mendengar berita bahwa bendaharanya menghambur-hamburkan kekayaannya.”Lukas 16:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said also unto his disciples, There was a certain rich man, which had a steward; and the same was accused unto him that he had wasted his goods.”Lukas 16:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 16:1?
Yesus memulai perumpamaan tentang seorang kaya yang memiliki kepala pelayan yang dituduh memboroskan hartanya. Ini menggambarkan bahwa kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipercayakan kepada kita.
Latar belakang
Bos dapat laporan buruk
Perumpamaan ini dimulai dengan situasi yang sangat duniawi: seorang manajer keuangan dilaporkan korupsi dan langsung dipanggil bos. Yesus tidak menceritakan orang-orang suci — Ia pakai karakter yang semua orang tahu ada di dunia nyata. Konteks langsung sebelumnya adalah murid-murid mendengar, bukan Farisi.
Di mana
Perea atau Galilea
Perjalanan menuju Yerusalem, kemungkinan di luar ruangan
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Murid-murid Yesus
kelompok inti yang mengikuti Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οἰκονόμον
oikonomos · manager/steward
Kepala pelayan rumah tangga — dari oikos (rumah) + nemō (mengelola). Akar kata 'ekonomi'.
διασκορπίζων
diaskorpizōn · wasting
Memboroskan, mencerai-beraikan — kata yang sama dipakai untuk anak bungsu yang memboroskan warisan di pasal 15.
πλούσιος
plousios · rich man
Orang kaya — kata yang sama muncul lagi di ayat 19 untuk si kaya yang hidup mewah di depan Lazarus.
Kata 'memboroskan' menghubungkan bendahara ini dengan anak bungsu di pasal 15 — dua karakter dengan masalah yang sama: menghambur-hamburkan milik orang lain. Tapi responnya sangat berbeda.
Tahukah kamu
Bendahara bukan budak biasa
Kepala pelayan atau oikonomos dalam budaya Romawi-Yunani adalah posisi bergengsi — semacam CFO zaman sekarang. Ia bisa bertindak atas nama majikan dalam urusan hukum dan keuangan. Kehilangan posisi ini berarti jatuh dari kelas sosial yang cukup tinggi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 16:1
Lukas 15:13
kata yang sama untuk memboroskan
“Ia memboroskan semua miliknya dengan cara hidup yang boros.”
Lukas 12:42
tema kepercayaan bendahara
“Siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya?”
Roma 14:12
memberi pertanggungjawaban
“Setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungjawaban tentang dirinya sendiri kepada Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 16:1
✕ Sering dikira
Yesus memuji kecurangan si bendahara sebagai sesuatu yang baik
✓ Yang sebenarnya
Yesus memuji kecerdikannya, bukan kecelaannya — ada perbedaan besar antara mengagumi taktik seseorang dan menyetujui moralitasnya.
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini ditujukan kepada Farisi yang suka uang
✓ Yang sebenarnya
Ayat 1 jelas: Yesus berbicara kepada murid-murid-Nya, bukan Farisi. Farisi baru muncul di ayat 14 sebagai pendengar yang tidak diundang.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 16:1
Pernahkah kita merasa memiliki segala sesuatu sepenuhnya? Ingatlah bahwa semua yang kita miliki adalah titipan dari Tuhan. Kita perlu mengelola dengan baik dan jujur, karena suatu saat kita akan memberi pertanggungjawaban.
Tuhan, ajari aku menjadi pengelola yang baik atas semua yang Engkau percayakan kepadaku. Amin.