Saudara Sendiri Menjual Yusuf
Kisah Para Rasul 7:9
Pidato Panjang yang Berakhir dengan Batu
“Karena iri kepada Yusuf, bapa leluhur kita menjualnya ke Mesir. Akan tetapi, Allah menyertai Yusuf,”Kisah Para Rasul 7:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia, Kisah Para Rasul 7.10–15 35”Kisah Para Rasul 7:9 · TB
Terjemahan Baru
“Bapak-bapak leluhur kita itu cemburu kepada Yusuf, sehingga mereka menjual dia menjadi hamba di Mesir. Tetapi Allah menyertai dia,”Kisah Para Rasul 7:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Anak-anak Yakub iri hati kepada adik mereka Yusuf, maka mereka menjual dia, sehingga Yusuf terpaksa bekerja sebagai budak di negeri Mesir. Tetapi Allah menyertai Yusuf”Kisah Para Rasul 7:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the patriarchs, moved with envy, sold Joseph into Egypt: but God was with him,”Kisah Para Rasul 7:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 7:9?
Karena iri, para bapa leluhur menjual Yusuf sebagai budak ke Mesir. Namun, Allah tidak meninggalkannya dan menyertainya, menunjukkan bahwa kejahatan manusia tidak bisa menggagalkan rencana Allah.
Latar belakang
Para Pendiri Bangsa Melakukan Kejahatan
Di sinilah Stefanus mulai menyentuh urat yang sensitif: para bapa leluhur — yang dihormati sebagai pendiri dua belas suku Israel — menjual saudara mereka sendiri karena iri hati. Yusuf dijual seperti barang dagangan. Tapi kalimat terakhir ayat ini adalah pembalikan dramatis: 'Allah menyertai Yusuf.' Penolakan manusia tidak bisa membatalkan pilihan Allah.
Di mana
Kanaan (dalam narasi)
Para bapa leluhur menjual Yusuf kepada pedagang budak menuju Mesir
Kapan
~1700 SM (dalam narasi)
Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya ke Mesir
Yang berbicara
Stefanus
Diakon jemaat Yerusalem, dipenuhi Roh Kudus dan hikmat
Kepada
Sanhedrin
71 pemimpin agama Yahudi, marah dan curiga
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ζηλώσαντες
iri · jealous / envious
Zeloo — bisa berarti 'bersemangat' (positif) atau 'iri/cemburu' (negatif). Di sini jelas negatif: iri yang mendorong tindakan jahat.
ἀπέδοντο
menjualnya · sold
Apodidomi — menyerahkan sesuatu dengan imbalan uang. Memperlakukan seorang manusia seperti komoditas.
ἦν μετ' αὐτοῦ
menyertai Yusuf · was with him
Kehadiran aktif Allah bersama seseorang yang ditolak — pola yang akan Stefanus hubungkan dengan Yesus.
ζηλώσαντες (iri hati) mendorong tindakan menjual saudara sendiri — tapi Allah ἦν μετ' αὐτοῦ (menyertai) Yusuf yang ditolak. Stefanus sedang membangun pola: orang-orang yang dipilih Allah sering pertama-tama ditolak oleh 'umat Allah' sendiri.
Tahukah kamu
Harga Jual Yusuf: 20 Keping Perak
Kejadian 37:28 mencatat Yusuf dijual seharga 20 keping perak — harga standar seorang budak laki-laki muda di Timur Tengah sekitar 1700 SM. Bandingkan dengan Yesus yang dijual seharga 30 keping perak sekitar 1700 tahun kemudian. Pola yang berulang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 7:9
Kejadian 37:11
Kecemburuan saudara-saudara Yusuf yang Stefanus sebut sebagai 'iri'.
“Dan saudara-saudaranya cemburu kepadanya, tetapi ayahnya memendam perkara itu dalam hatinya.”
Mazmur 105:17
Mazmur menafsirkan penjualan Yusuf sebagai bagian dari rencana Allah — bukan hanya kejahatan manusia.
“Ia mengutus seorang mendahului mereka, Yusuf yang dijual sebagai budak.”
Yohanes 1:11
Pola Yusuf berulang dalam Yesus: ditolak oleh 'milik-Nya sendiri', tapi Allah tetap menyertai.
“Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 7:9
✕ Sering dikira
Stefanus menyebut kejahatan para bapa leluhur untuk mempermalukan orang Yahudi
✓ Yang sebenarnya
Stefanus menggunakan kisah ini untuk membangun pola teologis: Allah selalu memilih seseorang, umat-Nya sendiri sering menolak orang itu, tapi Allah tetap menang — dan pola itu sedang terulang dengan Yesus.
✕ Sering dikira
Allah menyertai Yusuf berarti Yusuf tidak pernah benar-benar menderita
✓ Yang sebenarnya
Ayat berikutnya menunjukkan Yusuf mengalami 'semua penderitaan' — Allah menyertai bukan berarti menghilangkan penderitaan, tapi hadir dan bekerja di dalamnya.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 7:9
Iri hati bisa membawa pada perbuatan yang buruk, seperti saudara-saudara Yusuf. Namun, Allah bisa memakai bahkan situasi yang tidak adil untuk kebaikan. Saat kamu diperlakukan tidak adil, percayalah bahwa Allah tetap menyertaimu.
Bapa, jauhkan aku dari iri hati, dan tolong aku untuk percaya pada penyertaan-Mu bahkan dalam keadaan sulit. Amin.