Pulang ke rumah yang tidak menerima
Yohanes 1:11
Firman yang Menjadi Manusia
“Ia mendatangi kepunyaan-Nya, tetapi kepunyaan-Nya itu tidak menerima Dia.”Yohanes 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia datang kepada milik kepunyaan- Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.”Yohanes 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Ia datang ke negeri-Nya sendiri tetapi bangsa-Nya tidak menerima Dia.”Yohanes 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia datang kepada bangsa yang sudah dipilih-Nya, tetapi sebagian besar dari mereka tidak mau percaya kepada-Nya.”Yohanes 1:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He came unto his own, and his own received him not.”Yohanes 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 1:11?
Ini makin menyedihkan: Yesus datang kepada milik-Nya sendiri, yaitu bangsa Israel yang dipilih Allah, tetapi mereka tidak menerima-Nya. Ayat ini menunjukkan kekecewaan Allah: kabar baik ditolak oleh orang-orang yang seharusnya paling siap menerima-Nya. Ini peringatan bahwa keakraban tidak menjamin penerimaan.
Latar belakang
Penolakan dari dalam keluarga
'Kepunyaan-Nya' pertama merujuk pada umat Israel — bangsa yang dipilih Allah, yang punya Taurat, punya Bait Allah, yang sudah menunggu Mesias selama berabad-abad. Tapi justru mereka yang paling siap itu yang tidak menerima-Nya. Ironi di atas ironi.
Di mana
Israel / Yudea
Yesus datang kepada umat pilihan yang menolak-Nya
Kapan
~27-30 M
Pelayanan Yesus di Israel
Yang berbicara
Yohanes (penulis Injil)
Murid kesayangan Yesus, saksi mata langsung
Kepada
Komunitas Kristen akhir abad pertama
Orang percaya yang butuh pemahaman teologis lebih dalam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τὰ ἴδια
kepunyaan-Nya (tempat) · his own (things)
Netral — tanah, wilayah, atau warisan yang menjadi miliknya
οἱ ἴδιοι
kepunyaan-Nya (orang) · his own (people)
Maskulin — orang-orang yang menjadi miliknya, kelompok khususnya
παρέλαβον
menerima · receive
Aorist — menerima seseorang ke dalam komunitas, membuka pintu, mengakui
Perbedaan τὰ ἴδια dan οἱ ἴδιοι menunjukkan dua dimensi penolakan: penolakan akan tempat (tidak diberi ruang) dan penolakan oleh orang (tidak diakui). Dua-duanya menyakitkan.
Tahukah kamu
Dua kata yang berbeda dalam bahasa Yunani
Dalam bahasa Yunani, 'kepunyaan-Nya' di bagian pertama (εἰς τὰ ἴδια) adalah netral jamak — bisa berarti tanah, milik, atau rumah. Sedangkan 'kepunyaan-Nya' kedua (οἱ ἴδιοι) adalah maskulin — merujuk pada orang, kelompok. Jadi: Dia datang ke tempat milik-Nya, dan orang-orang milik-Nya tidak menerima-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 1:11
Matius 23:37
Yesus sendiri meratapi penolakan Yerusalem — ekspresi emosional dari fakta yang diperkenalkan di prolog
“Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu!”
Kisah Para Rasul 13:46
Pola penolakan terus berlanjut — umat yang pertama menerima tawaran justru menolaknya
“Kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya.”
Markus 6:4
Yesus menerapkan pola ini pada diri-Nya sendiri — penolakan di kampung halaman
“Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 1:11
✕ Sering dikira
Karena umat Israel menolak Yesus, Allah sekarang mengabaikan bangsa Israel selamanya.
✓ Yang sebenarnya
Yohanes tidak membuat klaim tentang masa depan Israel — dia mencatat realitas historis. Kisah selanjutnya (Roma 9-11) jauh lebih nuansi.
✕ Sering dikira
'Kepunyaan-Nya' hanya berarti orang Yahudi saja.
✓ Yang sebenarnya
Makna pertama (τὰ ἴδια) lebih luas — ini tentang seluruh ciptaan yang menjadi milik-Nya. Ayat 10 bicara tentang 'dunia', baru ayat 11 menyempit ke umat khusus.
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 1:11
Hati-hati: menjadi orang Kristen sejak kecil atau hadir di gereja setiap minggu tidak menjamin kita sungguh menerima Yesus. Periksa hati: apakah aku menerima Yesus dengan iman yang nyata atau hanya sekadar rutinitas agama?
Tuhan, tolong aku untuk tidak menolak-Mu dalam hal-hal kecil, dan terima Engkau dengan sepenuh hati hari ini. Amin.