Pujian di Taman Anggur

Kidung Agung 6:4-9

Pengantin Laki-laki Memuji Kekasihnya

Latar belakang

Pujian yang Membingungkan

Dalam kidung cinta ini, sang pria memuji kekasihnya dengan gambaran kota-kota dan benteng. Dia menyebut Tirza dan Yerusalem sebagai simbol keindahan dan keagungan, lalu membandingkannya dengan pasukan yang berkibar panji.

Di mana

Yerusalem

Di dalam istana, suasana intim

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertemuan di taman
Pujian kecantikan
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kekasih (Pria)

Gembala muda, jatuh cinta, ~25 tahun

G

Kepada

Gadis Sulam

Wanita muda, kekasihnya, ~20 tahun

Arti tiap ayat

Penjelasan Kidung Agung 6:4-9 Ayat per Ayat

Kidung Agung 6:4

Sang kekasih memuji kecantikan perempuan itu dengan membandingkannya dengan Tirza dan Yerusalem, kota-kota yang indah, dan menyebutnya 'menakjubkan seperti bala tentara dengan panji-panjinya'. Ini adalah pujian yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 6:5

Sang kekasih meminta sang perempuan untuk mengalihkan pandangannya karena kecantikan matanya membuatnya bingung. Dia kemudian memuji rambutnya yang indah seperti kawanan kambing yang turun dari Gunung Gilead.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 6:6

Sang kekasih memuji gigi sang perempuan yang putih dan rapi, seperti domba betina yang baru dicuci dan beranak kembar. Ini adalah gambaran kesempurnaan dan kebersihan, meskipun simbolisme ini mungkin asing bagi kita.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 6:7

Ayat ini memuji kecantikan kekasih dengan metafora buah delima di balik cadar, menggambarkan kecantikan yang tersembunyi dan misterius, yang hanya terlihat oleh yang mengasihinya. Ini adalah bagian dari pujian puitis…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 6:8

Ayat ini menyebut adanya enam puluh ratu, delapan puluh selir, dan gadis-gadis yang tak terhitung, tetapi kekasihnya tetap istimewa. Ini menekankan bahwa cinta sejati tidak bisa dibandingkan dengan banyaknya orang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kidung Agung 6:9

Ayat ini menegaskan bahwa kekasihnya adalah yang satu-satunya, merpati yang sempurna, putri tunggal ibunya. Ini menggambarkan cinta yang eksklusif dan mendalam, di mana sang kekasih dianggap tak ternilai dan dipuji…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kidung Agung 6 selengkapnya