Kerajaan dan Pujian

Kidung Agung 6:8

Pujian dan Kerinduan

PerikopPengantin Laki-laki Memuji Kekasihnya · Kidung Agung 6:4-9 →
“Ada enam puluh permaisuri, dan delapan puluh gundik, dan gadis-gadis yang tidak terhitung.”

Kidung Agung 6:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 6:8?

Ayat ini menyebut adanya enam puluh ratu, delapan puluh selir, dan gadis-gadis yang tak terhitung, tetapi kekasihnya tetap istimewa. Ini menekankan bahwa cinta sejati tidak bisa dibandingkan dengan banyaknya orang lain; ia unik dan tak tergantikan.

Latar belakang

Di Antara Para Wanita

Kekasih mengungkapkan bahwa meskipun ada banyak permaisuri, gundik, dan gadis-gadis lain, gadis Sulam adalah satu-satunya yang istimewa. Ini menunjukkan kesetiaan dan kasih yang eksklusif.

Di mana

Kebun

Di kebun anggur

Kapan

~950 SM

Zaman Raja Salomo

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pujian pelipis
Pujian keunikan
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kekasih (pria)

Gembala muda, ~25 tahun, penuh kasih

G

Kepada

Gadis Sulam

Wanita muda, ~20 tahun, dicintai

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שִׁשִּׁים

shishim · Enam puluh

Angka 60, sering dipakai untuk jumlah yang besar.

מְלָכוֹת

melakhot · Permaisuri

Istri-istri raja yang dinikahi secara resmi.

פִּילַגְשִׁים

pilagshim · Gundik

Selir atau istri sekunder, punya status lebih rendah.

Angka-angka ini menunjukkan banyaknya perempuan lain, tetapi gadis Sulam tidak termasuk di dalamnya; dia unik dan tak tertandingi. Ini menegaskan prioritas cinta yang sejati.

Tahukah kamu

Harem Raja Salomo

Meski Salomo punya banyak istri, syair ini menggambarkan cinta yang monogami, murni antara dua insan. Angka 60 dan 80 melambangkan kemewahan kerajaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 6:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 6:8

✕  Sering dikira

Angka 60, 80, dan tak terhitung menunjukkan bahwa memiliki banyak istri itu baik.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya menunjukkan bahwa banyak perempuan itu biasa, tapi yang ditekankan adalah keistimewaan sang kekasih.

✕  Sering dikira

Ini justru mendukung poligami.

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya, ayat berikutnya (ay.9) menegaskan cinta yang tunggal dan setia.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 6:8

Dalam dunia yang penuh pilihan dan perbandingan, kita diingatkan bahwa kasih yang sejati tidak memandang jumlah atau status. Kita dapat menghargai keunikan orang yang kita kasihi, dan juga keunikan kita di hadapan Tuhan.

Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau melihat aku sebagai unik dan berharga, dan tolong aku untuk menghargai keunikan orang lain sebagaimana Engkau menghargai mereka. Amin.