Kekaguman pada sang sulam
Kidung Agung 6:10-13
Putri-Putri Yerusalem Memuji Pengantin Perempuan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Sang mempelai wanita dipuji bagai fajar
Para perempuan Yerusalem atau mempelai pria mengagumi kecantikan wanita Sulam. Ia disamakan dengan fajar, bulan, dan matahari, serta bala tentara dengan panji-panjinya, menunjukkan keagungan dan keindahannya yang memukau.
Di mana
Yerusalem
Dalam istana atau pasar kota
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Pengarang (atau paduan suara)
Penyusun Kidung Agung, bijak dan puitis
Kepada
Pembaca/para perempuan Yerusalem
Saksi atas keindahan sang mempelai
Arti tiap ayat
Penjelasan Kidung Agung 6:10-13 Ayat per Ayat
Kidung Agung 6:10
Ayat ini bertanya retoris tentang perempuan yang memandang seperti fajar, cantik seperti bulan, bersinar seperti matahari, dan menakjubkan seperti bala tentara. Ini adalah pujian yang melambangkan keindahan, kemuliaan,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 6:11
Ayat ini menggambarkan sang kekasih turun ke kebun kenari dan lembah untuk melihat tanaman yang bertunas. Ini melambangkan kerinduan untuk bersama dan menikmati keindahan alam, yang juga menjadi metafora pertumbuhan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 6:12
Ayat ini menyatakan bahwa tanpa sadar, jiwa sang kekasih membawanya ke kereta kaum bangsawan. Ini bisa berarti perasaan yang melambung karena cinta, atau pengalaman yang membawa ke tempat yang tak terduga, menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 6:13
Ayat ini adalah ajakan dari teman-teman atau penonton kepada gadis Sulam (mempelai perempuan) untuk kembali atau berbalik agar mereka dapat melihat kecantikannya. Mereka bertanya mengapa ia dipandang seperti tarian…
Arti lengkap, studi kata & renungan →