Ternak Merusak Ladang Tetangga
Keluaran 22:5
Hukum Keadilan di Padang
“Jika seseorang membiarkan suatu ladang atau kebun anggur dimakan oleh ternaknya, lalu ternak itu dibiarkan untuk makan di ladang orang lain, dia harus membayar ganti rugi dengan hasil yang terbaik dari ladangnya sendiri atau dengan hasil yang terbaik dari kebun anggurnya sendiri.”Keluaran 22:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila seseorang menggembalakan ternaknya di ladangnya atau di kebun anggurnya dan ternak itu dibiarkannya berjalan lepas, sehingga makan habis ladang orang lain, maka ia harus memberikan hasil yang terbaik dari ladangnya sendiri atau hasil yang terbaik dari kebun anggurnya sebagai ganti kerugian.”Keluaran 22:5 · TB
Terjemahan Baru
“Siapa yang membiarkan ternaknya merumput di ladangnya atau di kebun anggurnya, lalu binatang itu berkeliaran dan makan hasil ladang orang lain, maka pemilik binatang itu harus membayar ganti rugi dengan hasil yang terbaik dari ladang atau kebun anggurnya sendiri.”Keluaran 22:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jika seseorang membiarkan ternaknya makan rumput di ladang atau kebun anggur miliknya, lalu hewan itu berkeliaran sehingga memakan tanaman di ladang orang lain, maka pemilik hewan harus membayar ganti rugi kepada pemilik ladang itu dengan memberikan hasil panen terbaik dari ladang atau kebun anggurnya.”Keluaran 22:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If a man shall cause a field or vineyard to be eaten, and shall put in his beast, and shall feed in another man’s field; of the best of his own field, and of the best of his own vineyard, shall he make restitution.”Keluaran 22:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 22:5?
Ayat ini berbicara tentang kerugian yang ditimbulkan oleh ternak yang merusak ladang atau kebun anggur orang lain. Jika ternak seseorang masuk ke ladang orang lain dan memakannya, pemilik ternak harus mengganti kerugian dengan hasil terbaik dari ladangnya sendiri. Ini adalah prinsip ganti rugi yang adil.
Latar belakang
Tanggung jawab atas ternak yang mengembara
Kalau ternakmu dibiarkan makan di ladang orang lain, kamu wajib ganti rugi dengan hasil terbaik dari ladangmu sendiri. Hukum ini menekankan prinsip: kualitas ganti rugi harus setara dengan kualitas kerugian yang ditimbulkan.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki Gunung Sinai · bayangan kehidupan pertanian Kanaan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel, menyampaikan hukum lewat Musa
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂדֶה
sadeh · ladang
Ladang atau tanah pertanian terbuka — berbeda dari kebun yang berpagar
מֵיטַב
meytav · terbaik
Yang terbaik atau pilihan — dari akar 'tov' (baik), berarti kualitas paling tinggi
כַּרְמוֹ
karmo · kebun anggur
Kebun anggurnya — anggur adalah komoditas berharga di Timur Tengah kuno
Akar kata 'meytav' dari 'tov' (baik) mengingatkan standar Allah: ganti rugi yang layak bukan sekadar memenuhi syarat minimum, tapi menunjukkan niat baik dengan memberikan yang terbaik.
Tahukah kamu
Prinsip 'yang terbaik' dalam ganti rugi
Menariknya hukum ini mewajibkan ganti rugi dari 'hasil terbaik' — bukan hasil biasa atau sisa-sisa. Ini mencegah orang memberikan ganti rugi murahan sambil menyimpan yang bagus untuk diri sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 22:5
Bilangan 5:7
prinsip ganti rugi
“Orang itu harus mengakui dosanya yang telah dilakukan dan harus membayar ganti rugi sepenuhnya, ditambah seperlima bagian, kepada orang yang telah dirugikannya.”
Lukas 10:35
tanggung jawab atas kerusakan
“Keesokan harinya ia mengeluarkan dua dinar dan memberikannya kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaukeluarkan lebih dari ini, aku akan menggantinya waktu aku kembali.”
Roma 13:10
prinsip tidak merugikan
“Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 22:5
✕ Sering dikira
"Hanya berlaku kalau disengaja"
✓ Yang sebenarnya
Hukum ini berlaku bahkan untuk kelalaian — membiarkan ternak lepas sudah cukup untuk memicu kewajiban ganti rugi
✕ Sering dikira
"Ganti rugi boleh dengan hasil biasa"
✓ Yang sebenarnya
Hukum secara eksplisit mewajibkan ganti rugi dari 'yang terbaik', bukan kualitas biasa
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 22:5
Prinsip ini mengajarkan tanggung jawab atas milik kita dan dampaknya terhadap orang lain. Jika hewan peliharaan kita merusak properti orang lain, kita harus membayar gantinya. Dalam kehidupan modern, kita bisa menerapkannya dengan bertanggung jawab atas aset kita, seperti kendaraan atau anjing, agar tidak merugikan orang lain.
Tuhan, mampukan aku menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan peduli terhadap sesama, ya Amin.