Sumpah Demi TUHAN atas Titipan
Keluaran 22:11
Hukum Keadilan di Padang
“harus ada sumpah di antara mereka demi TUHAN bahwa dia tidak mengulurkan tangannya atas milik temannya itu, dan pemiliknya harus menerimanya, dan dia tidak perlu membayar ganti rugi.”Keluaran 22:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka sumpah di hadapan TUHAN harus menentukan di antara kedua orang itu, apakah ia tidak mengulurkan tangannya mengambil harta kepunyaan temannya, dan pemilik harus menerima sumpah itu, dan yang lain itu tidak usah membayar ganti kerugian.”Keluaran 22:11 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam hal itu ia harus pergi ke tempat ibadat dan bersumpah demi nama TUHAN bahwa ia tidak mencuri ternak yang sudah dipercayakan kepadanya. Kalau ia memang tidak mencurinya, pemiliknya harus menanggung kerugian itu, dan orang yang memeliharanya tidak usah membayar ganti rugi.”Keluaran 22:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“maka temannya itu harus bersumpah di hadapan TUHAN bahwa dia tidak mengambil hewan tersebut. Pemilik hewan harus menerima sumpah temannya dan tidak meminta ganti rugi.”Keluaran 22:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then shall an oath of the LORD be between them both, that he hath not put his hand unto his neighbour’s goods; and the owner of it shall accept thereof, and he shall not make it good.”Keluaran 22:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 22:11?
Ayat ini menegaskan bahwa sumpah di hadapan Tuhan adalah cara untuk menyelesaikan tuduhan tanpa saksi. Jika penjaga bersumpah bahwa ia tidak mengambil barang titipan, pemilik harus menerimanya dan penjaga tidak perlu membayar. Ini menekankan pentingnya integritas di hadapan Tuhan.
Latar belakang
Sumpah demi TUHAN membebaskan penjaga
Jika hewan mati atau hilang tanpa saksi, penjaga bisa bersumpah demi TUHAN bahwa dia tidak berbuat curang. Sumpah ini cukup — pemilik harus menerima dan penjaga bebas dari kewajiban ganti rugi. Ini menunjukkan betapa seriusnya sumpah dalam konteks hukum Israel.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki Gunung Sinai · komunitas yang mengandalkan kepercayaan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel, menyampaikan hukum lewat Musa
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׁבֻעַת יְהוָה
shevuat YHWH · sumpah
Sumpah demi TUHAN — sumpah yang paling mengikat dalam tradisi Israel
שָׁלַח יָדוֹ
shalach yado · mengulurkan tangannya
Melakukan tindakan tidak jujur — idiom yang sama dengan ayat 8
בְּעָלָיו
be'alav · pemiliknya
Pemiliknya — ba'al di sini berarti tuan atau pemilik, bukan dewa Kanaan
Sumpah demi nama YHWH bukan formalitas kosong — ini adalah pengakuan bahwa Allah adalah saksi atas semua yang terjadi. Bersumpah palsu berarti berbohong langsung kepada Allah.
Tahukah kamu
Sumpah sebagai mekanisme hukum kuno
Di seluruh Timur Dekat Kuno, sumpah dewa dianggap sama kuatnya dengan kontrak tertulis. Orang percaya dewa akan langsung menghukum sumpah palsu — inilah yang membuat sumpah efektif sebagai alat hukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 22:11
Imamat 19:12
kesucian sumpah
“Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, karena itu melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN.”
Ibrani 6:16
sumpah mengakhiri sengketa
“Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah itu menjadi suatu jaminan yang mengakhiri segala bantahan.”
Matius 5:37
kejujuran tanpa sumpah
“Jika ya, hendaklah kamu katakan ya; jika tidak, hendaklah kamu katakan tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 22:11
✕ Sering dikira
"Sumpah ini hanya formalitas"
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks hukum Israel kuno, sumpah demi nama Allah adalah tindakan hukum yang sangat serius dengan konsekuensi nyata
✕ Sering dikira
"Pemilik harus percaya begitu saja"
✓ Yang sebenarnya
Pemilik 'harus menerima' sumpah itu sebagai penyelesaian sah — ini bukan soal percaya semata tapi mengakui prosedur hukum yang sah
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 22:11
Kata-kata kita adalah ikrar di hadapan Tuhan. Marilah kita berkata jujur dan menepati janji, karena Tuhan mendengar dan melihat segala sesuatu.
Ya Tuhan, mampukan kami untuk selalu berkata jujur dan bertindak benar, sehingga nama-Mu dimuliakan melalui hidup kami. Amin.