Titipan Hewan yang Mati atau Hilang
Keluaran 22:10
Hukum Keadilan di Padang
“Jika seseorang menitipkan keledai, atau sapi, atau domba, atau hewan apa pun kepada temannya agar dia menjaganya, lalu hewan itu mati atau terluka, atau diambil orang tanpa ada seorang pun yang melihatnya,”Keluaran 22:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila seseorang menitipkan kepada temannya seekor keledai atau lembu atau seekor domba atau binatang apapun dan binatang itu mati, atau patah kakinya atau dihalau orang dengan kekerasan, dengan tidak ada orang yang melihatnya,”Keluaran 22:10 · TB
Terjemahan Baru
“Umpamanya seorang memelihara keledai, sapi, domba atau ternak lain kepunyaan sesamanya. Kemudian ternak itu mati, terluka atau dirampas musuh, padahal tidak ada saksinya.”Keluaran 22:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jika seseorang menitipkan keledai, sapi, domba, atau hewan lain kepada temannya, lalu hewan itu mati, terluka, atau hilang, dan tidak ada seorang pun yang melihat kejadiannya,”Keluaran 22:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If a man deliver unto his neighbour an ass, or an ox, or a sheep, or any beast, to keep; and it die, or be hurt, or driven away, no man seeing it:”Keluaran 22:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 22:10?
Ayat ini membahas titipan hewan yang mati, terluka, atau hilang tanpa saksi. Jika tidak ada yang melihat, maka penjaga harus bersumpah di hadapan Tuhan bahwa dia tidak mengambilnya. Dengan sumpah, penjaga dinyatakan tidak bersalah dan tidak perlu membayar ganti rugi.
Latar belakang
Hewan titipan mati tanpa ada saksi
Ayat ini membuka skenario sulit: kamu titipkan hewan ke teman, tapi hewannya mati atau hilang tanpa ada yang lihat. Tidak ada bukti, tidak ada saksi. Hukum berikutnya (ayat 11) akan menentukan bagaimana menyelesaikannya.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki Gunung Sinai · masyarakat peternak nomaden
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel, menyampaikan hukum lewat Musa
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יִתֵּן
yiten · menitipkan
Memberikan atau menitipkan — sama dengan ayat 7, tapi konteksnya sekarang hewan bukan uang
לִשְׁמֹר
lishmor · menjaganya
Untuk dijaga — tanggung jawab aktif memelihara dan melindungi titipan
נִשְׁבָּה
nishbah · diambil orang
Ditangkap atau dirampas — kemungkinan oleh perampok atau musuh
Kata 'lishmor' (menjaga) muncul lagi — mengingatkan bahwa setiap kali seseorang menerima titipan, ada tanggung jawab yang melekat. Tapi tanggung jawab itu tidak tak terbatas — ada batas-batas yang ditentukan hukum.
Tahukah kamu
Gembala profesional di Israel kuno
Di Israel kuno ada praktik menitipkan ternak ke gembala bayaran saat pemiliknya pergi atau tidak mampu mengurus sendiri. Hukum-hukum ini secara tidak langsung mengatur profesi gembala bayaran yang cukup umum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 22:10
Kejadian 31:39
tanggung jawab gembala
“Yang dicabik-cabik binatang buas tidak kubawa kepadamu — akulah yang menanggung kerugiannya; dari tanganku engkau tagih, baik yang dicuri di siang hari maupun yang dicuri di malam hari.”
Yohanes 10:12
gembala dan ternaknya
“Sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari.”
Lukas 16:12
kesetiaan atas milik orang lain
“Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 22:10
✕ Sering dikira
"Penjaga hewan selalu harus bayar ganti rugi"
✓ Yang sebenarnya
Ayat berikutnya (11) menunjukkan ada kondisi di mana penjaga tidak wajib bayar — tergantung sumpahnya
✕ Sering dikira
"'Diambil orang' berarti selalu ada saksi"
✓ Yang sebenarnya
Justru ayat ini menyebutkan kondisi tanpa saksi — 'tanpa ada seorang pun yang melihatnya'
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 22:10
Kita harus hidup dengan integritas, sehingga sumpah atau janji kita dapat dipercaya. Saat orang lain mempercayakan sesuatu kepada kita, kita harus menjaganya dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.
Tuhan, bentuklah kami menjadi pribadi yang jujur dan dapat dipercaya, sehingga perkataan dan tindakan kami memuliakan-Mu. Amin.