Berdosa terhadap Allah — kata Yusuf
Kejadian 39:9
Tuhan Bersama Yusuf
“Tidak seorang pun yang lebih besar daripada aku di rumah ini dan dia tidak menahan apa pun dariku, kecuali engkau, sebab engkau adalah istrinya. Bagaimana mungkin aku dapat melakukan kejahatan yang besar ini dan berdosa terhadap Allah?””Kejadian 39:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"”Kejadian 39:9 · TB
Terjemahan Baru
“Di sini kuasa saya sama besar dengan kuasanya. Tidak ada satu pun yang tidak dipercayakannya kepada saya kecuali Nyonya. Bagaimana mungkin saya melakukan perbuatan sejahat itu dan berdosa terhadap Allah?"”Kejadian 39:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tidak ada orang lain di dalam rumah ini yang diberi kuasa sebesar saya. Tuan sudah mempercayakan semuanya kepada saya, kecuali Nyonya, karena Nyonya adalah istrinya. Bagaimana mungkin saya berdosa terhadap Allah dengan melakukan perbuatan sejahat ini!””Kejadian 39:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“There is none greater in this house than I; neither hath he kept back any thing from me but thee, because thou art his wife: how then can I do this great wickedness, and sin against God?”Kejadian 39:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 39:9?
Yusuf menegaskan bahwa tidak ada yang lebih besar darinya di rumah itu, kecuali istri tuannya. Ia menganggap perbuatan itu sebagai kejahatan besar dan dosa terhadap Allah, menunjukkan kesadaran moral dan takut akan Tuhan.
Latar belakang
Alasan teologis penolakan Yusuf
Setelah beralasan secara sosial (kepercayaan Potifar), Yusuf naik ke alasan yang lebih dalam: ini adalah 'kejahatan besar' dan 'dosa terhadap Allah.' Yusuf sadar bahwa perselingkuhan bukan hanya pelanggaran etika sosial — ada dimensi ilahi di dalamnya. Ini adalah kesadaran moral yang sangat dalam untuk seorang pemuda.
Di mana
Rumah Potifar, Mesir
Dalam kediaman pejabat Firaun · momen konfrontasi
Kapan
~1700 SM
Masa Leluhur Israel
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָרָעָה הַגְּדֹלָה
hara'ah hagedolah · kejahatan besar
Kejahatan dalam skala besar — kata 'ra'ah' mencakup yang jahat secara moral dan yang merusak secara sosial.
חָטָאתִי
khata'ti · berdosa
Kata 'khata' secara harfiah berarti 'meleset dari sasaran' — meleset dari standar Allah.
הָאֱלֹהִים
ha'Elohim · Allah
Allah yang universal — Yusuf menggunakan nama ini, bukan YHWH, saat berbicara kepada orang Mesir.
Yusuf menyebut perselingkuhan sebagai 'kejahatan besar' (hara'ah hagedolah) dan 'berdosa' (khata'ti) terhadap 'Allah' (ha'Elohim) — penolakannya bukan hanya etika sosial tapi berakar pada hubungannya yang sadar dengan Allah.
Tahukah kamu
Yusuf tidak punya hukum tertulis tapi tahu itu salah
Taurat baru ditulis berabad-abad kemudian. Namun Yusuf sudah mengenal bahwa zinah adalah dosa terhadap Allah — ini menunjukkan bahwa hukum moral dasar sudah tertanam dalam hati manusia sebelum dituliskan (bdk. Roma 2:15).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 39:9
Mazmur 51:4
dosa terhadap Allah
“Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang jahat di mata-Mu.”
Roma 2:15
hukum di hati
“Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi.”
Ibrani 11:25
menolak kesenangan dosa
“Ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dosa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 39:9
✕ Sering dikira
Yusuf takut dihukum Potifar jika ketahuan
✓ Yang sebenarnya
Yusuf menyebut 'berdosa terhadap Allah' bukan 'takut ketahuan tuan' — motivasinya adalah integritas di hadapan Allah.
✕ Sering dikira
Ini bukan dosa besar karena Yusuf hanya budak
✓ Yang sebenarnya
Yusuf sendiri menyebutnya 'kejahatan besar' — status sosial tidak mengubah benar atau salahnya sebuah tindakan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 39:9
Takut akan Tuhan adalah dasar untuk menolak dosa. Ketika kita menyadari bahwa setiap dosa adalah pelanggaran terhadap Allah, kita akan lebih berhati-hati dalam bertindak.
Tuhan, tanamkan dalam hatiku kesadaran bahwa setiap dosa adalah pelanggaran terhadap-Mu, sehingga aku berani menolak godaan. Amin.