Yusuf menolak dengan berani
Kejadian 39:8
Tuhan Bersama Yusuf
“Akan tetapi, dia menolak dan berkata kepada istri tuannya itu, “Lihatlah, tuanku tidak mengetahui tentang apa pun yang ada dalam rumah ini dan dia telah menyerahkan segala yang dimilikinya ke tanganku.”Kejadian 39:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku,”Kejadian 39:8 · TB
Terjemahan Baru
“Yusuf tidak mau dan berkata kepadanya, "Maaf, Nyonya, tuan Potifar telah mempercayakan segala miliknya kepada saya. Ia tidak perlu memikirkan apa-apa lagi di rumah ini.”Kejadian 39:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Yusuf menolak istri majikannya itu. Kata Yusuf, “Tuan Potifar sudah mempercayakan segala miliknya kepada saya.”Kejadian 39:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But he refused, and said unto his master’s wife, Behold, my master wotteth not what is with me in the house, and he hath committed all that he hath to my hand;”Kejadian 39:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 39:8?
Yusuf menolak ajakan itu dengan menunjukkan bahwa tuannya telah mempercayakan segala sesuatu kepadanya, kecuali istrinya. Ia menyadari bahwa mengambil istri tuannya adalah pelanggaran kepercayaan yang besar.
Latar belakang
Penolakan yang berani dan beralasan
Yusuf tidak diam atau kabur begitu saja — dia menolak dan menjelaskan mengapa. Argumennya dimulai dari kepercayaan yang sudah diberikan Potifar: Potifar tidak menahan apapun dari Yusuf, kecuali istrinya sendiri. Ini bukan hanya soal etika pribadi tapi tentang mengkhianati kepercayaan.
Di mana
Rumah Potifar, Mesir
Dalam kediaman pejabat Firaun · momen konfrontasi
Kapan
~1700 SM
Masa Leluhur Israel
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיְמָאֵן
vayema'en · menolak
Penolakan yang tegas dan aktif — bukan sekadar menghindar tapi memilih untuk tidak.
חָשַׂךְ
khasakh · menyerahkan
Menahan, menyimpan untuk diri sendiri — Potifar tidak menahan apapun dari Yusuf kecuali istrinya.
כִּי אִם
ki im · kecuali
Frasa pengecualian yang kuat — menunjukkan satu-satunya batas yang ada, dan Yusuf menghormatinya.
Yusuf 'menolak' (vayema'en) dengan argumen yang jelas: Potifar tidak 'menahan' (khasakh) apapun darinya 'kecuali' (ki im) istrinya — penolakan ini didasari penghargaan atas kepercayaan yang sudah diberikan.
Tahukah kamu
Alasan penolakan Yusuf sangat praktis
Yusuf pertama-tama beralasan dari sisi loyalitas kepada tuan, bukan langsung dari sisi moral — ini menunjukkan kecerdasan emosionalnya dalam menghadapi orang yang sedang berkuasa atas dirinya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 39:8
Ibrani 13:4
hormati pernikahan
“Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap pernikahan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.”
Amsal 6:29
bahaya zinah
“Demikianlah orang yang menghampiri isteri sesamanya; semua orang yang menyentuhnya tidak akan bebas dari hukuman.”
1 Korintus 6:18
jauhi percabulan
“Jauhilah percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 39:8
✕ Sering dikira
Yusuf menolak hanya karena takut ketahuan Potifar
✓ Yang sebenarnya
Yusuf dengan jelas menyebut kepercayaan dan posisi istri Potifar sebagai alasan — ini penolakan berintegritas.
✕ Sering dikira
Yusuf tidak tertarik kepada istri Potifar sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebutkan perasaan Yusuf — keberaniannya terletak pada memilih yang benar meski mungkin ada godaan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 39:8
Kepercayaan adalah sesuatu yang berharga. Ketika kita diberi tanggung jawab, kita harus menghormati batasan yang diberikan. Jangan menyalahgunakan kepercayaan orang lain demi kepentingan sendiri.
Tuhan, ajarlah aku untuk menghargai kepercayaan yang diberikan orang lain kepadaku, dan jangan biarkan aku menyalahgunakannya. Amin.