Konfrontasi di Gilead
Kejadian 31:37
Yakub Melarikan Diri dari Laban
PerikopLaban Mengejar Yakub · Kejadian 31:22-42 →“Ketika engkau menggeledah semua barangku, apakah engkau menemukan semua barang rumahmu? Letakkanlah itu di sini, di hadapan saudara-saudaraku dan saudara-saudaramu supaya mereka dapat memutuskannya di antara kita berdua.”Kejadian 31:37 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau telah menggeledah segala barangku, sekarang apakah yang kautemui dari segala barang rumahmu? Letakkanlah di sini di depan saudara- saudaraku dan saudara-saudaramu, supaya mereka mengadili antara kita berdua.”Kejadian 31:37 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang, sesudah menggeledah segala barang saya, apakah Paman menemukan barang milik Paman? Keluarkanlah barang itu dan letakkan di sini, supaya orang-orang saya dan orang-orang Paman dapat melihatnya dan memutuskan siapa di antara kita yang benar.”Kejadian 31:37 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Paman sudah memeriksa seluruh barang-barang kami! Apakah Paman menemukan barang milik Paman?! Kalau ada, tunjukkanlah di sini di hadapan saudara-saudara Paman dan saudara-saudaraku, supaya mereka memutuskan siapa yang benar di antara kita berdua!”Kejadian 31:37 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Whereas thou hast searched all my stuff, what hast thou found of all thy household stuff? set it here before my brethren and thy brethren, that they may judge betwixt us both.”Kejadian 31:37 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:37?
Yakub membela diri di hadapan Laban yang menuduhnya mencuri. Dia menantang Laban untuk memeriksa semua barangnya dan menunjukkan bukti kesalahan, tetapi Laban tidak menemukan apa-apa. Ini menunjukkan bahwa Yakub yakin akan integritasnya di hadapan Allah dan manusia.
Latar belakang
Pembelaan Yakub
Yakub telah dicurigai mencuri terafim Laban. Setelah Laban menggeledah seluruh tenda tanpa hasil, Yakub marah dan mempertanyakan tuduhan itu, menantang Laban untuk menunjukkan bukti di depan para saksi.
Di mana
Pegunungan Gilead
Perkemahan di pegunungan, setelah Laban mengejar Yakub
Kapan
~1800 SM
Zaman Para Bapa
Yang berbicara
Yakub
Anak Ishak, cucu Abraham, pewaris janji Allah
Kepada
Laban
Ayah mertua Yakub, orang Aram yang licik
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָפַשׂ
khafas · menggeledah
Menyelidiki secara menyeluruh, seperti mencari barang tersembunyi.
כְּלִי
keli · barang-barangku
Barang-barang rumah tangga atau perlengkapan.
יָכַח
yakakh · memutuskannya
Menegur, mengoreksi, atau memutuskan perkara dengan adil.
Kata 'menggeledah' konteksnya menyelidiki dengan teliti, 'barang' merujuk pada harta pribadi, dan 'memutuskannya' berarti menengahi secara adil. Ini menunjukkan bahwa Yakub ingin keadilan yang transparan di hadapan para saksi, bukan sekadar berdebat kosong.
Tahukah kamu
Geledah total
Laban menggeledah tenda Rahel, tetapi Rahel menyembunyikan terafim di pelana unta dan duduk di atasnya, sehingga lolos dari pemeriksaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:37
1 Samuel 24:12
Menyerahkan pada keputusan Tuhan
“TUHAN kiranya menjadi hakim di antara aku dan engkau.”
Ayub 31:35-37
Kesiapan mempertanggungjawabkan diri
“Biarlah aku dituduh oleh lawanku; aku rela memberikan pertanggungjawaban.”
Keluaran 20:16
Pentingnya kesaksian yang benar
“Janganlah engkau mengucapkan saksi dusta.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:37
✕ Sering dikira
Yakub dianggap terlalu marah dan tidak sopan kepada mertuanya.
✓ Yang sebenarnya
Yakub membela diri karena telah dituduh tanpa bukti setelah 20 tahun bekerja dengan jujur.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya soal perebutan harta.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga soal integritas dan kepercayaan yang rusak, serta panggilan Allah untuk kembali ke tanah air.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:37
Ketika dituduh, kita bisa merespons dengan emosi atau membela diri dengan tenang dan jujur. Yakub mengajak Laban untuk mencari bukti, bukan sekadar bertengkar. Dalam konflik, penting untuk mencari kebenaran dan membiarkan fakta berbicara, bukan hanya kata-kata.
Tuhan, ajari aku untuk membela diri dengan hikmat dan ketenangan, serta selalu menjaga integritas di hadapan-Mu dan sesama. Amin.