Ayub siap menanggung dakwaan

Ayub 31:35

Ayub Mempertahankan Integritasnya

“Ah, seandainya aku punya seseorang untuk mendengarkanku. Inilah tandaku! Biarlah Yang Mahakuasa menjawab aku. Biarlah surat tuduhan itu ditulis oleh pendakwaku.”

Ayub 31:35 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 31:35?

Ayub merindukan seseorang yang mau mendengarkan pembelaannya. Ia siap menghadapi tuduhan dan bahkan mengikat surat tuduhan itu sebagai mahkota, karena ia yakin akan kebenarannya. Ini menunjukkan keyakinan yang teguh akan integritasnya di hadapan Allah.

Latar belakang

Ayub memikul dakwaan

Ayub melanjutkan tantangannya: seandainya dakwaan tertulis itu diberikan, ia akan memikulnya di bahunya dan mengikatnya sebagai mahkota—bukan tanda malu, tetapi tanda kehormatan karena ia yakin akan dibenarkan.

Di mana

Tanah Us

Di tempat abu, di luar perkemahan

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub merindukan pembela
Allah menjawab Ayub
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, ~60 tahun

T

Kepada

Teman-teman Ayub

Elifas, Bildad, Zofar; penasihat yang keliru

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָשָׂא

nasa · tanggung

mengangkat, memikul, membawa

עֲטָרָה

atarah · mahkota

karangan bunga, mahkota, kehormatan

קָשַׁר

qashar · aku akan mengikatkannya

mengikat, menghubungkan

Kata 'nasa' dipakai untuk memikul beban dan juga mengangkat; Ayub mengubah 'dakwaan' menjadi 'beban yang mulia', mengikatnya erat seperti mahkota.

Tahukah kamu

Mahkota dari dakwaan?

Di Timur kuno, memikul sesuatu di bahu melambangkan kekuasaan atau tanggung jawab (lihat Kejadian 49:15). Ayub membalikkan makna dakwaan menjadi kebanggaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 31:35

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 31:35

✕  Sering dikira

Ayub memakai mahkota secara harfiah di kepalanya.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora; ia memakai dakwaan sebagai lambang kehormatan, bukan mahkota nyata.

✕  Sering dikira

Ayub sombong karena merasa tidak bersalah.

✓  Yang sebenarnya

Ayub justru rendah hati: ia mengakui keadilan Allah dan berani diuji.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 31:35

Ketika kita difitnah atau disalahpahami, kita ingin didengarkan. Ayub mengajarkan untuk membawa kasus kita kepada Allah, bukan hanya kepada manusia. Kita bisa yakin bahwa Allah adalah hakim yang adil dan selalu mendengar seruan kita.

Ya Allah, Engkau adalah hakim yang adil. Ajari aku untuk membawa setiap tuduhan dan kekhawatiran kepada-Mu, karena Engkau selalu mendengar. Amin.