Persembahan yang paling kudus tidak boleh dipanggang dengan ragi

Imamat 6:17

Hukum Persembahan dan Kejujuran

Itu tidak boleh dipanggang dengan ragi. Aku telah memberikannya sebagai bagian mereka dari persembahan dengan api milik-Ku. Itu adalah yang mahakudus, sama seperti persembahan penghapus dosa dan persembahan penebus salah.

Imamat 6:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 6:17?

Persembahan sajian ini tidak boleh dipanggang dengan ragi, karena itu adalah bagian yang kudus bagi Tuhan, sama seperti persembahan penghapus dosa dan penebus salah. Ini menekankan kekudusan dan kemurnian yang harus dijaga dalam ibadah kepada Tuhan. Ragi melambangkan dosa atau kejahatan, jadi ketiadaan ragi berarti kesucian.

Latar belakang

Alasan teologis di balik larangan ragi

Allah menjelaskan mengapa persembahan sajian tidak boleh beragi: karena Ia sendiri yang memberikan bagian ini kepada imam dari persembahan dengan api-Nya, dan statusnya sama dengan persembahan penghapus dosa serta penebus salah — yaitu mahakudus. Ragi melambangkan sesuatu yang tidak murni atau korup.

Kapan

~1446 SM

Peristiwa Keluaran

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Makan sisa persembahan sajian
Hak makan keturunan Harun
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN (melalui Musa)

Allah Israel yang memberi instruksi liturgi kepada Musa

A

Kepada

Anak-anak Harun (para imam)

Keturunan Harun yang melayani di Kemah Pertemuan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָמֵץ

khametz · ragi

Ragi atau bahan yang mengakibatkan fermentasi — simbol korupsi dan kenajisan dalam liturgi Ibrani.

קֹדֶשׁ קָדָשִׁים

kodesh kodashim · yang mahakudus

Paling kudus dari segala yang kudus — tingkat kekudusan tertinggi yang diakui dalam hukum Musa.

אִשֵּׁי

ishe · persembahan dengan api

Persembahan yang dipersembahkan lewat api kepada Allah — kategori persembahan tertinggi.

Kodesh kodashim (mahakudus) adalah gelar yang sama yang dipakai untuk Tempat Mahakudus dalam kemah. Menyebutnya untuk makanan imam menegaskan bahwa bahkan konsumsi sehari-hari imam memiliki dimensi yang setara dengan tempat paling sakral.

Tahukah kamu

Ragi sebagai simbol korupsi dalam Alkitab

Ragi dalam Alkitab sering dipakai sebagai metafora untuk hal yang menyebar dan merusak secara tersembunyi. Yesus memperingatkan murid-murid untuk waspada terhadap 'ragi orang Farisi' (Mat. 16:6). Keluarnya ragi dari persembahan kudus melambangkan kemurnian yang total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 6:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 6:17

✕  Sering dikira

Larangan ragi hanya untuk persembahan bakaran

✓  Yang sebenarnya

Larangan ini berlaku untuk persembahan sajian yang diberikan kepada imam juga — persembahan itu berstatus mahakudus.

✕  Sering dikira

'Mahakudus' hanya gelar untuk tempat, bukan makanan

✓  Yang sebenarnya

Allah secara eksplisit menyebut persembahan sajian imam sebagai kodesh kodashim — status kekudusan tertinggi berlaku juga untuk benda dan makanan.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 6:17

Kita dipanggil untuk hidup kudus, tanpa 'ragi' dosa yang dapat merusak kehidupan rohani. Ini berarti menjauhi kebiasaan yang mencemari, dan menjaga integritas dalam perkataan dan perbuatan. Setiap hari, kita bisa memeriksa diri: apakah ada 'ragi' yang perlu dibersihkan dari hidup kita?

Tuhan, bersihkan hidupku dari dosa yang mencemari dan jadikan aku kudus bagi-Mu, Amin.