Hukum Persembahan Penghapus Dosa

Imamat 6:25

Aturan tentang Kurban dan Kehidupan

PerikopPeraturan Persembahan Penghapus Dosa · Imamat 6:24-30 →
““Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya, katakanlah: ‘Inilah hukum tentang persembahan penghapus dosa: di tempat persembahan bakaran disembelih, di situlah persembahan penghapus dosa harus disembelih di hadapan TUHAN. Ini adalah yang mahakudus.”

Imamat 6:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 6:25?

Ayat ini mengatur bahwa korban penghapus dosa harus disembelih di tempat yang sama dengan korban bakaran, dan dianggap mahakudus. Ini menunjukkan keseriusan dosa dan perlunya pengorbanan untuk pendamaian.

Latar belakang

Aturan tentang Kurban Penghapus Dosa

Allah memberikan peraturan tentang persembahan penghapus dosa kepada Harun dan anak-anaknya. Kurban ini harus disembelih di tempat yang sama dengan kurban bakaran, di hadapan TUHAN, dan dianggap mahakudus.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di perkemahan Israel

Kapan

~1445 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemah Suci didirikan
Imamat 1:1
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

H

Kepada

Harun dan anak-anaknya

Imam kepala dan putra-putranya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חַטָּאת

chatta't · penghapus dosa

kurban untuk membersihkan dosa

קֹדֶשׁ קָדָשִׁים

qodesh qodashim · mahakudus

kekudusan tingkat tertinggi

שָׁחַט

shachat · disembelih

menyembelih atau memotong hewan kurban

Kata 'mahakudus' menunjukkan bahwa kurban ini tidak boleh dianggap enteng; ia sangat suci dan harus diperlakukan dengan hormat.

Tahukah kamu

Mahakudus

Istilah 'mahakudus' berarti sangat suci, dan hanya imam yang boleh memakannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 6:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 6:25

✕  Sering dikira

Kurban ini bisa dimakan oleh siapa saja

✓  Yang sebenarnya

Hanya imam yang boleh memakannya, dan hanya di tempat kudus.

✕  Sering dikira

Persembahan ini untuk dosa kecil saja

✓  Yang sebenarnya

Ini untuk dosa tidak disengaja, tetapi tetap mahakudus.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 6:25

Sadarilah bahwa dosa tidak bisa dianggap remeh. Seperti korban penghapus dosa yang disembelih di tempat khusus, mari kita perlakukan pengakuan dosa dengan serius dan jujur.

Tuhan, mampukan kami untuk tidak menyepelekan dosa, dan bimbing kami untuk bertobat dengan tulus. Amin.