Kurban yang Murni dan Tepat Waktu
Keluaran 23:18
Hukum Keadilan dan Perayaan Kudus
“Janganlah kamu persembahkan darah kurban untuk-Ku dengan roti yang beragi. Jangan sampai lemak dari perayaan-Ku tersisa hingga pagi.”Keluaran 23:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah kaupersembahkan darah korban sembelihan yang kepada-Ku beserta sesuatu yang beragi, dan janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi.”Keluaran 23:18 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan mempersembahkan roti yang beragi pada waktu kamu mengurbankan ternak kepada-Ku. Lemak ternak yang dikurbankan kepada-Ku selama perayaan-perayaan itu tidak boleh ditinggalkan sampai besok paginya.”Keluaran 23:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Saat mempersembahkan kurban sembelihan, jangan mempersembahkan roti yang beragi. Jangan membiarkan lemak dari kurban perayaan tersisa sampai besok paginya.”Keluaran 23:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt not offer the blood of my sacrifice with leavened bread; neither shall the fat of my sacrifice remain until the morning.”Keluaran 23:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 23:18?
Ayat ini memberikan instruksi tentang cara mempersembahkan kurban: darah tidak boleh dicampur dengan roti beragi, dan lemak kurban tidak boleh disimpan sampai pagi. Ini mengajarkan tentang kekudusan dan ketaatan yang benar dalam ibadah.
Latar belakang
Ketentuan khusus untuk kurban Paskah
Dua aturan spesifik soal kurban Paskah: pertama, darah kurban tidak boleh dipersembahkan bersama roti beragi — yang melambangkan dosa dan ketidakmurnian. Kedua, lemak (bagian terbaik) kurban tidak boleh dibiarkan tersisa hingga pagi — harus habis malam itu. Ini soal keseriusan dan keteraturan dalam ibadah.
Di mana
Gunung Sinai
Kaki gunung · aroma dupa dan kurban di udara
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel, berbicara di Gunung Sinai
Kepada
Bangsa Israel
Bangsa yang baru keluar dari Mesir, ~1446 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דַּם
dam · darah
Darah — dalam ibadah Israel, darah adalah elemen sentral pendamaian yang sangat sakral.
חָמֵץ
chametz · beragi
Ragi atau sesuatu yang mengandung ragi — simbol dosa dan korupsi yang tidak boleh bercampur dengan persembahan kudus.
חֵלֶב
chelev · lemak
Lemak hewan — dianggap sebagai bagian terbaik dari hewan kurban, dipersembahkan kepada Allah saja.
Darah (dam) adalah inti dari pendamaian, dan aturan tentang ragi dan lemak menegaskan bahwa pendamaian itu harus dilakukan dengan murni (tanpa chametz) dan tuntas (lemak tidak boleh tersisa).
Tahukah kamu
Mengapa ragi dianggap tidak murni?
Dalam tradisi Ibrani, ragi (chametz) melambangkan pembusukan dan korupsi — karena ia membuat adonan mengembang dan 'busuk'. Larangan roti beragi saat kurban Paskah menegaskan bahwa persembahan kepada Allah harus datang dari tempat yang murni, tidak tercampur dengan 'kekorupan' duniawi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 23:18
Keluaran 12:10
kurban tidak boleh tersisa
“Janganlah kamu membiarkan sesuatupun dari padanya tinggal sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi haruslah kamu bakar habis.”
Imamat 3:16-17
lemak milik Allah
“...semua lemak adalah kepunyaan TUHAN... janganlah kamu memakan sesuatu lemak atau sesuatu darah pun.”
1 Korintus 5:7-8
Kristus dan ragi dosa
“Karena itu bersihkanlah ragi yang lama itu... sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 23:18
✕ Sering dikira
"Tidak boleh makan roti sama sekali saat kurban"
✓ Yang sebenarnya
Yang dilarang adalah mempersembahkan darah kurban bersama roti beragi — bukan larangan makan roti di hari itu secara umum bagi orang biasa.
✕ Sering dikira
"Lemak tidak boleh dimakan karena tidak sehat"
✓ Yang sebenarnya
Larangan lemak dalam konteks kurban adalah karena lemak dipersembahkan kepada Allah, bukan karena alasan kesehatan. Ini adalah peraturan ritual, bukan diet.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 23:18
Hidup kita adalah persembahan bagi Tuhan. Lakukan ibadah dan pelayanan dengan integritas, hindari cara yang setengah hati atau menunda-nunda. Hormati kekudusan Tuhan dalam segala aspek, termasuk yang kecil.
Ya Tuhan, ajar aku untuk mempersembahkan hidupku dengan kudus dan setia, menghormati-Mu dalam setiap detail, dan tidak menunda untuk berbuat baik. Amin.