Hukum Sajian
Imamat 6:14-18
Persembahan Sajian
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Instruksi tentang Sajian
TUHAN mulai memberikan hukum tentang persembahan sajian, yaitu persembahan berupa tepung halus, minyak, dan kemenyan. Ini adalah bagian dari rangkaian instruksi tentang berbagai jenis korban yang harus dipersembahkan oleh imam.
Di mana
Gunung Sinai
Perkemahan Israel di kaki gunung, dekat Kemah Suci
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, memberi instruksi melalui Musa
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara antara Allah dan umat
Arti tiap ayat
Penjelasan Imamat 6:14-18 Ayat per Ayat
Imamat 6:14
Ayat ini memperkenalkan hukum tentang persembahan sajian. Ini adalah persembahan berupa tepung halus, minyak, dan kemenyan yang dibakar di atas mezbah sebagai bau harum bagi TUHAN. Persembahan ini melambangkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Imamat 6:15
Ayat ini menjelaskan bahwa imam mengambil segenggam tepung halus, minyak, dan semua kemenyan dari persembahan sajian, lalu membakarnya di atas mezbah sebagai 'persembahan peringatan'. Ini adalah bagian yang dibakar…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Imamat 6:16
Sisa persembahan sajian menjadi makanan bagi Harun dan anak-anaknya, dimakan sebagai roti tidak beragi di tempat kudus, yaitu di pelataran tenda pertemuan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan menyediakan kebutuhan para imam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Imamat 6:17
Persembahan sajian ini tidak boleh dipanggang dengan ragi, karena itu adalah bagian yang kudus bagi Tuhan, sama seperti persembahan penghapus dosa dan penebus salah. Ini menekankan kekudusan dan kemurnian yang harus…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Imamat 6:18
Hanya laki-laki dari keturunan Harun yang boleh memakan persembahan sajian tersebut, dan ini adalah ketetapan untuk selama-lamanya. Barangsiapa menyentuh persembahan itu menjadi kudus. Ini menunjukkan bahwa ada aturan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →