Imam makan di tempat kudus

Imamat 6:16

Aturan Kurban Sajian

yang tersisa dari itu harus dimakan oleh Harun dan anak-anaknya dan harus dimakan sebagai roti tidak beragi di tempat kudus. Mereka harus memakannya di pelataran tenda pertemuan.

Imamat 6:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 6:16?

Sisa persembahan sajian menjadi makanan bagi Harun dan anak-anaknya, dimakan sebagai roti tidak beragi di tempat kudus, yaitu di pelataran tenda pertemuan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan menyediakan kebutuhan para imam melalui persembahan umat, dan bahwa mereka makan di hadapan Tuhan sebagai tanda persekutuan.

Latar belakang

Bagian imam dari kurban sajian

Tuhan memberikan aturan bahwa sisa kurban sajian menjadi makanan imam. Mereka harus memakannya sebagai roti tidak beragi di tempat kudus, di pelataran kemah pertemuan.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki Gunung Sinai, saat perkemahan Israel

Kapan

~1445 SM

Perjanjian Lama - Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, penerima hukum Taurat

H

Kepada

Harun dan anak-anaknya

Imam besar dan keturunannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָכוֹל

akhol · dimakan

Makan, mengonsumsi

מַצָּה

matzah · tidak beragi

Roti tanpa ragi

קֹדֶשׁ

qodesh · kudus

Khusus, dipisahkan bagi Allah

Makan di tempat kudus menunjukkan bahwa imam berbagi dalam kekudusan Allah; roti tidak beragi mengingatkan pada pembebasan dari Mesir dan kemurnian hidup.

Tahukah kamu

Tempat kudus yang mana?

Roti tidak beragi melambangkan kekudusan; tempat kudus di sini adalah area dekat altar, bukan ruang maha kudus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 6:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 6:16

✕  Sering dikira

Mengira imam boleh membawa makanan itu pulang ke rumahnya.

✓  Yang sebenarnya

Mereka harus memakannya di pelataran kemah pertemuan, tempat kudus.

✕  Sering dikira

Berpikir sisa kurban itu bisa dimakan oleh siapa saja, termasuk perempuan.

✓  Yang sebenarnya

Hanya laki-laki dari keluarga imam yang boleh memakannya, dan itu pun di tempat kudus.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 6:16

Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan memelihara hamba-hamba-Nya melalui umat-Nya. Kita juga bisa belajar untuk menghargai dan mendukung mereka yang melayani Tuhan, baik secara materi maupun doa. Selain itu, makan di tempat kudus melambangkan menikmati berkat Tuhan dalam persekutuan dengan Dia.

Tuhan, terima kasih atas penyediaan-Mu bagi hamba-hamba-Mu; ajar kami untuk menghormati dan mendukung mereka yang melayani, Amin.