Binatang Layak Jadi Kurban

Imamat 27:9

Nazar dan Penebusan

PerikopMembayar Nazar · Imamat 27:1-34 →
“Apabila yang dinazarkan orang itu adalah seekor binatang yang dapat dipersembahkan sebagai kurban kepada TUHAN, semua bagian binatang yang dia berikan kepada TUHAN itu menjadi kudus.”

Imamat 27:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 27:9?

Ayat ini menegaskan bahwa jika seseorang menazarkan binatang yang layak sebagai kurban, maka binatang itu menjadi kudus dan tidak bisa ditarik kembali. Semua bagiannya milik TUHAN. Ini mengajarkan bahwa janji nazar kepada Allah bersifat mengikat dan harus ditepati, karena Allah layak menerima yang terbaik.

Latar belakang

Binatang yang Dikhususkan

Musa menjelaskan bahwa binatang yang layak untuk kurban, jika dinazarkan, menjadi kudus. Binatang itu tidak boleh ditukar atau diganti, karena sudah dikhususkan bagi Tuhan.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di perkemahan Israel

Kapan

~1445 SM

Perjanjian Lama, Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Nabi agung, pemimpin Israel, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan, baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּהֵמָה

behemah · binatang

Hewan ternak seperti sapi, domba, atau kambing.

קָרְבָּן

korban · kurban

Persembahan yang dibawa mendekat kepada Tuhan.

קֹדֶשׁ

qodesh · kudus

Dipisahkan, khusus untuk Tuhan.

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa binatang yang dinazarkan menjadi milik Tuhan sepenuhnya, tidak bisa ditarik kembali.

Tahukah kamu

Apa itu 'kudus'?

Dalam bahasa Ibrani, 'kudus' (qodesh) berarti dipisahkan, khusus milik Tuhan. Jadi binatang itu 'dipisahkan' untuk Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 27:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 27:9

✕  Sering dikira

Mengira semua binatang bisa dijadikan kurban.

✓  Yang sebenarnya

Hanya binatang yang layak (tidak bercela) yang diterima.

✕  Sering dikira

Mengira binatang nazar bisa ditukar dengan yang lebih baik.

✓  Yang sebenarnya

Tukar-menukar dilarang; yang terjadi, keduanya menjadi kudus.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 27:9

Ketika kita berjanji kepada Tuhan atau sesama, tepati. Jangan main-main dengan komitmen. Berikan yang terbaik untuk Tuhan, bukan sisa-sisa, karena Ia layak menerima yang terutama.

Tuhan, tolong aku untuk setia pada setiap janji yang kuucapkan, baik kepada-Mu maupun sesama, dan memberi yang terbaik bagi kemuliaan-Mu. Amin.