Menghitung persepuluhan ternak

Imamat 27:32

Nazar dan Persembahan kepada TUHAN

PerikopMembayar Nazar · Imamat 27:1-34 →
“Setiap sepersepuluh dari kawanan sapi atau domba, yaitu hewan kesepuluh yang lewat di bawah tongkat gembala saat dihitung, adalah persembahan kudus bagi TUHAN.”

Imamat 27:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 27:32?

Ayat ini berbicara tentang persepuluhan ternak: setiap hewan kesepuluh yang lewat di bawah tongkat gembala saat dihitung adalah kudus bagi TUHAN. Ini menunjukkan bahwa Allah berhak atas bagian yang spesifik dari setiap berkat yang kita terima.

Latar belakang

Persepuluhan ternak

Tuhan menetapkan bahwa setiap hewan kesepuluh yang lewat di bawah tongkat gembala saat dihitung adalah kudus bagi TUHAN. Ini adalah cara untuk memberikan sepersepuluh dari ternak secara otomatis.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di depan kemah pertemuan

Kapan

~1440 SM

Eksodus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲשִׂירִי

asiri · kesepuluh

kesepuluh, urutan sepuluh

עָבַר

avar · lewat

lewat, menyeberang

שֵׁבֶט

shevet · tongkat

tongkat, gada, suku

Kata 'tongkat' bisa berarti gada atau tongkat gembala, dan juga 'suku'. Ini mengingatkan bahwa penghitungan ini resmi dan teratur, seperti sensus suku.

Tahukah kamu

Tongkat gembala

Tongkat gembala digunakan untuk memisahkan hewan kesepuluh, mungkin dengan cara menyentuhnya satu per satu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 27:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 27:32

✕  Sering dikira

Mengira persepuluhan ternak hanya berlaku untuk hewan besar.

✓  Yang sebenarnya

Ini berlaku untuk kawanan sapi dan domba.

✕  Sering dikira

Mengira pemilik bisa memilih hewan yang mana yang dikhususkan.

✓  Yang sebenarnya

Hewan kesepuluh ditentukan oleh urutan, bukan pilihan.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 27:32

Kita belajar bahwa memberikan kepada Tuhan tidak boleh didasarkan pada pilih-pilih atau hanya memberikan yang buruk. Tuhan layak menerima yang terbaik, termasuk dalam hal waktu, tenaga, dan harta kita.

Tuhan, mampukan kami untuk mempersembahkan yang terbaik kepada-Mu, bukan yang sisa atau yang tidak berguna. Amin.