Menghitung Harga Tebusan
Imamat 25:50
Hukum Tanah dan Pembebasan
“Dia dan orang yang membelinya harus menghitung mulai dari dia menjual dirinya sampai kepada tahun Yobel. Harga penjualan dirinya harus dihitung menurut jumlah tahun itu. Lamanya waktu dia tinggal pada pendatang itu harus dihitung seperti masa kerja orang upahan.”Imamat 25:50 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bersama-sama dengan si pembelinya ia harus membuat perhitungan, mulai dari tahun ia menyerahkan dirinya kepada orang itu sampai kepada tahun Yobel, dan harga penjualan dirinya haruslah ditentukan menurut jumlah tahun-tahun itu; masa ia tinggal pada orang itu haruslah dihitung seperti masa kerja orang upahan. Imamat 25.51–26.1 145”Imamat 25:50 · TB
Terjemahan Baru
“Budak itu harus berunding dengan orang yang sudah membelinya. Mereka harus menghitung jumlah tahun sejak dirinya dijual sebagai budak sampai Tahun Pengembalian yang berikut, lalu menentukan harga tebusannya. Harga itu harus ditetapkan menurut perhitungan gaji yang diberikan kepada orang upahan.”Imamat 25:50 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Penebus dan pemilik budak itu akan menghitung jumlah tahun sejak dia menjual dirinya sebagai budak sampai Tahun Pemulihan berikutnya. Nilai tebus dirinya dihitung berdasarkan upah pekerja upahan selama jumlah tahun yang tersisa itu.”Imamat 25:50 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall reckon with him that bought him from the year that he was sold to him unto the year of jubile: and the price of his sale shall be according unto the number of years, according to the time of an hired servant shall it be with him.”Imamat 25:50 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 25:50?
Ayat ini mengatur perhitungan tebusan bagi orang Israel yang menjual dirinya. Ia dan pembelinya harus menghitung mulai dari tahun penjualan sampai tahun Yobel. Harga tebusannya ditentukan berdasarkan jumlah tahun itu, dan masa kerjanya dianggap seperti pekerja upahan. Ini memastikan perlakuan yang adil dan proporsional.
Latar belakang
Perhitungan waktu kerja
Ayat ini menginstruksikan agar harga penebusan dihitung berdasarkan jumlah tahun dari saat penjualan sampai tahun Yobel, memperlakukan masa kerja seperti buruh upahan. Dengan begitu, penebusan tidak semena-mena.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, di tengah perkemahan Israel
Kapan
~1440 SM
Pembentukan hukum Taurat
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, yang menyampaikan firman TUHAN di Gunung Sinai.
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang baru keluar dari Mesir, sedang dalam perjalanan ke Kanaan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָשַׁב
chashav · menghitung
Memperhitungkan, menilai, merencanakan.
שָׁנָה
shanah · tahun
Satu tahun; periode waktu yang penting.
שָׂכִיר
sakhir · upahan
Pekerja upahan; buruh yang dibayar.
Perhitungan yang cermat dan status sebagai buruh upahan menunjukkan bahwa keadilan dan martabat manusia dijunjung tinggi.
Tahukah kamu
Hidup seperti buruh upahan
Orang yang menjual diri diperlakukan sebagai pekerja bebas, bukan budak; ia punya hak dan upah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:50
Imamat 25:16
Prinsip proporsional
“Semakin banyak jumlah tahun setelah tahun Yobel, semakin tinggi harga jualnya. Semakin sedikit jumlah tahunnya, semakin rendah harga jualnya.”
Ulangan 15:12
Pembebasan budak
“Apabila seorang saudaramu Ibrani menjual dirinya kepadamu, maka enam tahun lamanya ia harus menjadi budakmu, tetapi pada tahun yang ketujuh engkau harus melepas dia sebagai orang merdeka.”
Yeremia 34:14
Pelepasan budak
“Pada akhir tujuh tahun haruslah setiap orang melepaskan saudaranya orang Ibrani yang telah menjual dirinya kepadamu; ia akan melayani engkau enam tahun lamanya, kemudian engkau harus melepaskan dia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 25:50
✕ Sering dikira
Penebusan hanya bisa dilakukan oleh orang kaya.
✓ Yang sebenarnya
Siapa pun, termasuk orang itu sendiri, bisa menebus jika memiliki cukup uang, dan ada batas waktu sampai Yobel.
✕ Sering dikira
Harga penebusan adalah harga tetap, tidak berubah.
✓ Yang sebenarnya
Harga dihitung proporsional dengan sisa tahun sampai Yobel, sehingga adil bagi kedua belah pihak.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 25:50
Dalam hubungan kerja atau ekonomi, kita harus mengedepankan keadilan dan transparansi. Hitunglah dengan jujur apa yang menjadi hak orang lain.
Ya Tuhan, berikan aku kejujuran dan keadilan dalam setiap transaksi dan perjanjianku. Amin.