Tahun Ketujuh: Sabat Tanah

Imamat 25:4

Tahun Sabat dan Yobel

Namun, selama tahun ketujuh, tanah itu harus mendapatkan masa istirahat, Sabat bagi TUHAN. Kamu tidak boleh menabur benih di ladangmu atau memanen kebun anggurmu.

Imamat 25:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:4?

Imamat 25:4 menjelaskan bahwa pada tahun ketujuh, tanah itu harus mendapat istirahat sebagai sabat bagi Tuhan, dan umat tidak boleh menabur atau memanen, sebagai pengakuan bahwa Tuhan adalah pemilik tanah dan sumber berkat.

Latar belakang

Tanah Beristirahat

TUHAN menetapkan bahwa tahun ketujuh adalah Sabat bagi tanah. Umat tidak boleh menabur atau memanen, memberi waktu tanah beristirahat.

Di mana

Gunung Sinai

Di puncak gunung, saat bangsa Israel berkemah di bawah

Kapan

±1445 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sepuluh Perintah diberikan
Memasuki tanah Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum dan pemilik tanah

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁנָה שְׁבִיעִית

shanah shevi'it · tahun ketujuh

tahun yang ke tujuh; angka kesempurnaan

שַׁבָּת

shabbat · Sabat

berhenti, beristirahat

שָׁבַת

shavat · istirahat

berhenti dari aktivitas, menahan diri

Ketiga kata ini menekankan bahwa tanah pun berhak beristirahat, seperti manusia pada hari Sabat. Istirahat adalah prinsip ilahi, bukan sekadar tradisi.

Tahukah kamu

Sabat Ganda

Istilah 'Sabat' di sini bukan hanya untuk hari, tapi juga tahun. Ini konsep unik di Timur Dekat kuno; tidak ada bangsa lain yang punya tahun Sabat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:4

✕  Sering dikira

Tahun Sabat hanya untuk tanah pertanian, tidak berlaku untuk aspek kehidupan lain.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pola istirahat yang mencakup seluruh aspek hidup, termasuk sosial dan ekonomi.

✕  Sering dikira

Tahun Sabat adalah beban hukum yang tidak relevan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bentuk kepercayaan pada penyediaan Allah dan kepedulian pada lingkungan.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:4

Sama seperti Tuhan menghentikan pekerjaan-Nya pada hari ketujuh, kita juga perlu berhenti dari rutinitas kita untuk menyembah Tuhan. Tahun Sabat mengajarkan kita untuk percaya bahwa Tuhan akan memelihara kita meskipun kita berhenti bekerja.

Tuhan, mampukan kami untuk berhenti dan mempercayai pemeliharaan-Mu, serta mengakui bahwa Engkau adalah sumber segala sesuatu. Amin.