Tanah mendapat sabat
Imamat 26:34
Berkat dan Kutukan
PerikopHukuman bagi yang Tidak Menaati Allah · Imamat 26:14-39 →“Pada waktu itu, negerimu akan mendapatkan hari Sabat selama masa kesunyian itu, sementara kamu tinggal di negeri-negeri musuhmu. Negerimu akan mendapat peristirahatan dan menikmati Sabatnya.”Imamat 26:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itulah tanah itu pulih dari dilalaikannya tahun-tahun sabatnya selama tanah itu tandus dan selama kamu tinggal di negeri musuh-musuhmu; pada waktu itulah tanah itu akan menjalani sabatnya dan dipulihkan tahun-tahun sabat yang belum didapatnya.”Imamat 26:34 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu sementara kamu berada dalam pembuangan di negeri musuh-musuhmu, tanahmu yang tidak kamu biarkan beristirahat sewaktu kamu mendiaminya, akan terlantar dan mendapat kesempatan beristirahat.”Imamat 26:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sementara kalian berada di negeri musuh, tanah itu akan terlantar untuk menikmati masa perhentian yang tidak didapatkannya pada tahun-tahun Sabat selama kalian menetap di sana.”Imamat 26:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then shall the land enjoy her sabbaths, as long as it lieth desolate, and ye be in your enemies’ land; even then shall the land rest, and enjoy her sabbaths.”Imamat 26:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 26:34?
Ayat ini menjelaskan bahwa selama tanah itu sunyi, ia akan menikmati perhentian Sabat yang tidak didapatnya sewaktu dihuni. Ini adalah penegasan bahwa siklus pertanian yang diabaikan akan dipulihkan sebagai hukuman atas pelanggaran hari Sabat, menunjukkan kesabaran dan keadilan Allah.
Latar belakang
Tanah menebus Sabatnya
Israel gagal menaati perintah TUHAN, sehingga mereka akan dibuang ke negeri asing. Selama pembuangan, tanah yang ditinggalkan akan menikmati istirahat Sabat yang selama ini tidak diberikan oleh bangsa itu.
Di mana
Gunung Sinai
Di gunung, saat pemberian hukum
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, Yahweh
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, gembala
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֶרֶץ
'erets · negerimu
tanah, negeri, bumi
שַׁבָּת
shabbat · Sabat
istirahat, berhenti
שָׁמֵם
shamem · kesunyian
tertegun, sunyi, tandus
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa tanah yang sunyi dan tandus justru mengalami 'shabbat'—istirahat yang seharusnya diberikan oleh umat. Keheningan bukan hukuman semata, tetapi pemulihan ritme ilahi.
Tahukah kamu
Sabat tanah
Hukum Taurat memerintahkan tanah beristirahat setiap tahun ketujuh (Imamat 25:1-7), tetapi Israel jarang menaatinya. Pembuangan ke Babel selama 70 tahun diyakini untuk menggenapi 70 tahun Sabat yang terabaikan (2 Tawarikh 36:21).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 26:34
Imamat 25:4
Perintah Sabat tanah
“tetapi tahun yang ketujuh haruslah menjadi tahun perhentian penuh bagi tanah, yaitu Sabat bagi TUHAN”
2 Tawarikh 36:21
Penggenapan pembuangan
“supaya genaplah firman TUHAN yang diucapkan oleh Yeremia, sampai tanah itu menikmati sabatnya”
Yesaya 14:7
Keheningan setelah kehancuran
“Sekarang seluruh bumi tenang dan damai; orang bersorak-sorai dengan nyanyian.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 26:34
✕ Sering dikira
Menganggap tanah itu pribadi yang sadar dan bisa menuntut haknya.
✓ Yang sebenarnya
Ini bahasa puitis yang menekankan bahwa perintah Allah berlaku atas seluruh ciptaan, termasuk tanah.
✕ Sering dikira
Mengira Sabat hanya untuk manusia, bukan untuk tanah.
✓ Yang sebenarnya
Sabat adalah pola ilahi yang meliputi semua ciptaan; tanah pun berhak beristirahat.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 26:34
Sering kita mengabaikan istirahat yang Allah rancang. Belajarlah untuk menghargai hari Sabat dan waktu tenang bersama Tuhan, supaya hidup kita tidak kehilangan keseimbangan.
Tuhan, ajar aku menghormati waktu istirahat dan kehadiran-Mu, agar jiwaku dipulihkan. Amin.