Enam Tahun Menabur
Keluaran 23:10
Hukum Keadilan dan Perayaan Kudus
““Selama 6 tahun kamu harus menabur benih di tanahmu dan akan mengumpulkan hasilnya,”Keluaran 23:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Enam tahunlah lamanya engkau menabur di tanahmu dan mengumpulkan hasilnya,”Keluaran 23:10 · TB
Terjemahan Baru
“"Enam tahun lamanya kamu boleh menanami ladangmu dan mengambil apa yang dihasilkannya.”Keluaran 23:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Selama enam tahun kamu boleh menanami ladang-ladangmu dan memanen hasilnya.”Keluaran 23:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And six years thou shalt sow thy land, and shalt gather in the fruits thereof:”Keluaran 23:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 23:10?
Ayat ini mulai berbicara tentang peraturan Sabat tanah. Enam tahun lamanya orang Israel boleh menabur dan menuai, tetapi tahun ketujuh adalah tahun perhentian untuk tanah, sebagai bentuk kepercayaan kepada pemeliharaan Tuhan.
Latar belakang
Ritme kerja dan istirahat untuk tanah
Mulailah bagian baru tentang kalender sakral. Allah menetapkan pola enam-satu: enam tahun mengolah tanah, satu tahun membiarkan tanah beristirahat. Ini bukan hanya ekologi — ini adalah ritme teologis yang menegaskan bahwa tanah pun milik Allah dan butuh jeda.
Di mana
Gunung Sinai
Kaki gunung · fajar menyingsing di padang
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel, berbicara di Gunung Sinai
Kepada
Bangsa Israel
Bangsa yang baru keluar dari Mesir, ~1446 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תִּזְרַע
tizra · menabur
Menaburkan benih — tindakan pertama dari siklus pertanian yang akan menghasilkan panen.
אָסַפְתָּ
asafta · mengumpulkan
Memanen dan mengumpulkan hasil — penutup siklus pertanian yang produktif.
תְּבוּאָתָהּ
tevuatah · hasilnya
Hasil panen, produksi dari tanah — milik Allah yang dipercayakan kepada manusia untuk dikelola.
Dari 'tizra' (menabur) hingga 'asafta' (memanen), Allah menggambarkan siklus lengkap pertanian — dan kemudian menetapkan bahwa siklus itu punya batasnya: enam tahun, lalu berhenti.
Tahukah kamu
Praktik bera dalam pertanian kuno
Membiarkan lahan bera selama setahun penuh adalah praktik pertanian yang cerdas — tanah perlu waktu untuk memulihkan nutrisi. Ilmu pertanian modern membuktikan bahwa rotasi bera meningkatkan kesuburan tanah jangka panjang. Hukum Allah 3.400 tahun lalu sudah mengajarkan ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 23:10
Imamat 25:3-4
Tahun Sabat tanah
“Enam tahun lamanya engkau harus menaburi ladangmu... tetapi pada tahun ketujuh haruslah ada bagi tanah itu suatu sabat, masa perhentian...”
Ulangan 15:1
siklus tujuh tahun
“Pada setiap akhir tujuh tahun engkau harus mengadakan penghapusan utang.”
Imamat 26:34
tanah butuh sabat
“Pada waktu itu tanah itu akan menikmati sabat-sabatnya selama tanah itu terlantar dan kamu berada di negeri musuhmu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 23:10
✕ Sering dikira
"Ini hanya aturan untuk petani"
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ritme enam-satu berlaku lebih luas: kerja dan istirahat adalah pola yang Allah rancang untuk semua aspek kehidupan, bukan hanya pertanian.
✕ Sering dikira
"Tahun pertama adalah tahun ketujuh"
✓ Yang sebenarnya
Enam tahun pertama adalah tahun produktif; tahun ketujuh adalah sabat untuk tanah. Hitung mundur dimulai dari saat mereka pertama kali mengelola tanah Kanaan.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 23:10
Kerja keras itu baik, tetapi ada saatnya kita perlu berhenti dan mempercayakan hasil kepada Tuhan. Jadwalkan waktu istirahat dan refleksi agar hidup tidak hanya berputar pada pekerjaan.
Bapa, ajari aku untuk seimbang dalam bekerja dan beristirahat, serta mempercayakan masa depanku sepenuhnya kepada-Mu. Amin.