Larangan Bunga dan Ribut

Imamat 25:37

Tahun Sabat dan Tahun Yobel

Jangan meminjamkan uangmu kepadanya dengan bunga. Jangan berusaha mengambil keuntungan dari makanan yang kamu berikan kepadanya.

Imamat 25:37 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:37?

Ayat ini melarang memungut bunga atau mengambil keuntungan saat meminjamkan uang atau makanan kepada sesama Israel yang miskin. Tujuan utamanya adalah agar bantuan tidak menjadi beban, melainkan wujud nyata kasih dan kepedulian, bukan alat untuk memperkaya diri sendiri.

Latar belakang

Larangan Riba

Setelah membahas tentang menolong sesama yang miskin, Tuhan melarang meminjamkan uang atau makanan dengan bunga. Ini adalah bagian dari aturan sosial untuk mencegah penindasan dan menjaga keadilan di antara umat.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat berkemah

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Pemimpin umat Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כֶּסֶף

kesef · uang

uang, perak

נֶשֶׁךְ

neshekh · bunga

bunga, potongan, gigitan (seperti ular)

אֹכֶל

okhel · makanan

makanan, bahan pangan

Kata 'neshekh' untuk bunga secara harfiah berarti 'gigitan' — menggambarkan bagaimana bunga 'menggigit' peminjam, menggerogoti hidupnya. Larangan ini menekankan bahwa kita tidak boleh mengambil keuntungan dari kesusahan orang lain.

Tahukah kamu

Uang dan Makanan

Dalam budaya Israel kuno, pinjaman sering berupa uang atau makanan, dan bunga bisa membuat orang miskin semakin terjerat. Larangan ini bukan sekadar ekonomi, tetapi juga prinsip kasih.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:37

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:37

✕  Sering dikira

Larangan ini berlaku untuk semua orang, termasuk orang asing.

✓  Yang sebenarnya

Larangan ini secara khusus kepada sesama orang Israel; pada ayat 20-22 bab Ulangan 23, diperbolehkan berbunga kepada orang asing.

✕  Sering dikira

Bunga selalu dilarang dalam segala situasi, bahkan untuk bisnis.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah pinjaman kepada orang miskin yang membutuhkan, bukan transaksi bisnis komersial.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:37

Saat menolong orang yang kesulitan, periksa motivasi kita: apakah kita ikhlas memberi atau diam-diam mengharapkan imbalan? Cobalah membantu tanpa pamrih, seperti memberi pinjaman tanpa bunga kepada teman yang membutuhkan.

Tuhan, mampukan aku untuk menolong sesamaku dengan tulus tanpa mengharapkan keuntungan pribadi, supaya kasih-Mu nyata melalui perbuatanku. Amin.