Ladang Penggembalaan Orang Lewi

Imamat 25:34

Aturan Tanah dan Tahun Yobel

Namun, ladang penggembalaan di kota-kota orang Lewi tidak boleh dijual. Sebab, itu adalah milik mereka selamanya.

Imamat 25:34 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:34?

Ladang penggembalaan di kota-kota orang Lewi tidak boleh dijual, karena itu adalah milik mereka untuk selama-lamanya. Ini melindungi sumber penghidupan mereka dan menunjukkan bahwa Allah memperhatikan kebutuhan mereka secara khusus.

Latar belakang

Tanah Orang Lewi Tidak Dijual

Ayat ini menegaskan bahwa ladang penggembalaan di kota-kota orang Lewi tidak boleh dijual, karena itu adalah milik mereka selamanya. Ini berbeda dengan rumah di kota yang bisa ditebus dalam waktu setahun.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat bangsa Israel berkemah

Kapan

~1440 SM

Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, pemberi hukum dan pemilik tanah

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׂדֵה

sedeh · ladang

tanah terbuka, padang rumput

מִגְרָשׁ

migrash · penggembalaan

tanah lapang di sekeliling kota

עוֹלָם

olam · selamanya

untuk waktu yang lama, kekal

Migrash menunjukkan tanah fungsional untuk kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar milik pribadi. Tanah itu diberikan Tuhan sebagai jaminan hidup bagi orang Lewi, dan tidak boleh diambil dari mereka.

Tahukah kamu

Kota Lewi

Orang Lewi tidak mendapat satu wilayah suku seperti suku lain, melainkan 48 kota yang tersebar di seluruh Israel. Tanah di sekeliling kota-kota itu untuk menggembalakan ternak mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:34

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:34

✕  Sering dikira

Tanah orang Lewi boleh diperjualbelikan seperti properti biasa.

✓  Yang sebenarnya

Tanah itu adalah milik mereka selamanya dan tidak boleh dijual, karena khusus untuk Tuhan.

✕  Sering dikira

Aturan ini hanya berlaku untuk orang Lewi, tidak relevan bagi kita.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip bahwa Tuhan adalah pemilik tanah dan kita hanya pengelola tetap berlaku.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:34

Tuhan memberikan sumber daya yang cukup untuk setiap orang sesuai kebutuhan. Belajarlah mengelola apa yang Dia percayakan dengan bijak dan tidak serakah.

Tuhan, mampukan aku menggunakan sumber daya yang Engkau berikan dengan bijak dan penuh syukur. Amin.