Larangan Menebus yang Dikhususkan
Imamat 27:28
Nazar dan Persembahan Khusus
PerikopMembayar Nazar · Imamat 27:1-34 →“Semua kepemilikan yang dikhususkan seseorang bagi TUHAN, baik itu orang, binatang, maupun ladang, tidak boleh dijual atau ditebus. Segala sesuatu yang dikhususkan adalah mahakudus bagi TUHAN.”Imamat 27:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akan tetapi segala yang sudah dikhususkan oleh seseorang bagi TUHAN dari segala miliknya, baik manusia atau hewan, maupun ladang miliknya, tidak boleh dijual dan tidak boleh ditebus, karena segala yang dikhususkan adalah maha kudus bagi TUHAN.”Imamat 27:28 · TB
Terjemahan Baru
“Tak seorang pun boleh menjual atau menebus apa yang telah dikhususkannya tanpa syarat kepada TUHAN, baik itu manusia, hewan atau tanah. Itu milik TUHAN untuk selama-lamanya.”Imamat 27:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Apa saja yang sudah dikhususkan sebagai persembahan suci bagi-Ku, baik itu manusia, hewan, maupun tanah, tidak boleh ditebus atau dijual. Semua binatang dan benda yang dikhususkan seperti itu harus diperlakukan sebagai persembahan sangat suci bagi-Ku.”Imamat 27:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Notwithstanding no devoted thing, that a man shall devote unto the LORD of all that he hath, both of man and beast, and of the field of his possession, shall be sold or redeemed: every devoted thing is most holy unto the LORD.”Imamat 27:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 27:28?
Ayat ini menegaskan bahwa apa yang telah dikhususkan bagi TUHAN tidak boleh dijual atau ditebus, karena itu adalah mahakudus bagi TUHAN. Ini berlaku untuk barang, binatang, atau kepemilikan yang telah dinazarkan secara khusus, menunjukkan keseriusan dan kekekalan nazar tersebut.
Latar belakang
Kekudusan yang Tidak Bisa Dibatalkan
Ayat ini menegaskan bahwa segala sesuatu yang dikhususkan bagi TUHAN—entah itu orang, binatang, atau ladang—tidak boleh dijual atau ditebus. Ini adalah tingkat kekudusan tertinggi, yang disebut 'mahakudus', dan tidak dapat ditarik kembali.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, dalam perkemahan Israel
Kapan
~1445 SM
Pembentukan hukum Taurat
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa hukum TUHAN
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang sedang dalam perjalanan ke Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֵרֶם
cherem · dikhususkan
Sesuatu yang dipisahkan secara permanen untuk TUHAN, tidak bisa ditarik kembali.
מָכַר
makar · menjual
Tindakan mentransfer kepemilikan kepada orang lain dengan imbalan.
קֹדֶשׁ קָדָשִׁים
qodesh qodashim · mahakudus
Kekudusan yang paling tinggi, khusus untuk TUHAN, tidak boleh disentuh sembarangan.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa sesuatu yang di-cherem benar-benar dipisahkan dari penggunaan biasa, bahkan tidak bisa 'dibeli kembali'. Ini mengajarkan kita bahwa komitmen kepada TUHAN tidak bisa diukur dengan uang—itu adalah keserahan total.
Tahukah kamu
Kata 'khusus' di sini berarti 'dipisahkan'
Dalam bahasa Ibrani, kata yang diterjemahkan 'dikhususkan' adalah 'cherem', yang juga bisa berarti 'dikucilkan' atau 'dihancurkan total'. Ini menunjukkan pemisahan mutlak untuk TUHAN, baik untuk kekudusan maupun penghakiman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 27:28
Ulangan 7:26
Kebalikan konsep
“Janganlah kamu membawa sesuatu yang keji ke dalam rumahmu, supaya kamu jangan dihapuskan”
Imamat 27:21
Konteks serupa
“Ladang itu kudus bagi TUHAN, sama seperti ladang lain yang telah dikhususkan”
Yosua 6:19
Cherem dalam praktik
“Tetapi segala emas dan perak, barang perunggu dan besi, adalah kudus bagi TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 27:28
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini berarti orang bisa dikhususkan sebagai kurban manusia.
✓ Yang sebenarnya
Konteks ayat ini bicara tentang nazar atau pengkhususan properti; untuk orang, ini merujuk pada kasus-kasus tertentu seperti hukuman mati, bukan kurban sembarangan.
✕ Sering dikira
Mengira semua persembahan kepada TUHAN tidak bisa ditebus, padahal sebelumnya ada aturan penebusan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini khusus untuk 'cherem'—pengkhususan total yang tidak bisa ditebus, berbeda dengan nazar biasa yang bisa ditebus dengan tambahan seperlima.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 27:28
Komitmen kita kepada Tuhan haruslah sungguh-sungguh dan tidak setengah hati. Ketika kita berjanji atau mengabdikan sesuatu kepada Tuhan, kita perlu konsekuen dan tidak menariknya kembali.
Tuhan, kuatkan hati kami untuk setia pada komitmen kami kepada-Mu, dan jadikan persembahan kami berkenan di hadapan-Mu. Amin.