Tanah Milik Tuhan

Imamat 25:23

Hak Milik dan Tahun Yobel

Tanah tidak boleh dijual secara permanen. Sebab sesungguhnya, tanah itu adalah milik-Ku. Kamu semua hanyalah orang asing dan pendatang yang tinggal di tanah-Ku.

Imamat 25:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:23?

Ayat ini menegaskan bahwa tanah itu milik Tuhan, dan umat Israel hanyalah orang asing dan pendatang di tanah-Nya. Oleh karena itu, tanah tidak boleh dijual secara permanen, karena itu milik Tuhan dan harus dijaga sebagai warisan.

Latar belakang

Tanah Tidak Boleh Dijual Permanen

Allah menegaskan bahwa tanah Kanaan adalah milik-Nya. Umat Israel hanyalah pengelola, bukan pemilik mutlak, sehingga tanah tidak boleh dijual selamanya.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat kemah pertemuan didirikan

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, pembawa hukum TUHAN

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Allah, sedang dalam perjalanan ke Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָכַר

makar · dijual

menjual, menyerahkan hak milik

צְמִיתֻת

tsemitut · permanen

selamanya, untuk selama-lamanya

לִי

li · milik-Ku

bagi-Ku, milik-Ku

Kata 'li' (bagi-Ku) menegaskan bahwa tanah adalah milik Allah, dan kata 'tsemitut' (permanen) menunjukkan larangan mutlak untuk menjual tanah secara definitif.

Tahukah kamu

Konsep Kepemilikan di Timur Dekat Kuno

Di banyak budaya kuno, raja dianggap pemilik tanah; di sini, Allah yang menjadi pemilik, menunjukkan hubungan unik antara Allah dan Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:23

✕  Sering dikira

Anggap ini berarti tidak ada yang boleh menjual rumah atau tanah

✓  Yang sebenarnya

Larangan adalah menjual permanen; hak tebus dan tahun Yobel memungkinkan jual beli dengan batasan.

✕  Sering dikira

Menganggap tanah hanya milik orang Israel secara langsung

✓  Yang sebenarnya

Tanah adalah milik Allah; Israel adalah pengelola, bukan pemilik mutlak.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:23

Kita hanyalah pengelola dari apa yang Tuhan berikan. Milik kita sebenarnya adalah titipan dari Tuhan, jadi kita harus menggunakannya dengan bijak dan tidak menganggapnya milik kita sepenuhnya.

Ya Tuhan, ajarilah aku untuk menjadi pengelola yang baik atas segala yang Engkau percayakan kepadaku. Amin.