Akibat memakan kurban najis

Imamat 19:8

Konsekuensi pelanggaran kekudusan

Setiap orang yang memakannya akan menanggung kesalahannya. Sebab, dia telah menajiskan sesuatu yang kudus bagi TUHAN. Nyawa orang itu harus dilenyapkan dari bangsanya.

Imamat 19:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 19:8?

Siapa yang memakan kurban pada hari ketiga akan menanggung kesalahannya sendiri, karena ia telah menajiskan yang kudus bagi TUHAN, sehingga nyawanya harus dilenyapkan dari bangsanya. Ini menekankan konsekuensi serius dari pelanggaran kekudusan.

Latar belakang

Dosa menajiskan yang kudus

Ayat 8 menjelaskan bahwa memakan kurban basi adalah pelanggaran serius, mengotori yang kudus. Pelakunya harus dilenyapkan dari bangsanya, menunjukkan beratnya dosa ini.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, perkemahan Israel

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, kudus dan penuntun umat-Nya

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan, baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָשָׂא

nasa · menanggung

mengangkat, membawa, memikul

עָוֹן

avon · kesalahan

kejahatan, kesalahan, hukuman

חָלַל

chalal · menajiskan

melubangi, mencemarkan, melanggar

Memikul kesalahan berarti menerima konsekuensi; 'chalal' menunjukkan bahwa tindakan tersebut menusuk kekudusan Allah, seperti melubangi yang suci.

Tahukah kamu

Dilenyapkan = dikucilkan

Istilah 'dilenyapkan' bisa berarti dihukum mati atau dikucilkan dari komunitas, memutus hubungan dengan umat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 19:8

✕  Sering dikira

Dosa ini tidak bisa diampuni.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan beratnya hukuman, tetapi mungkin ada pengampunan melalui pertobatan.

✕  Sering dikira

Hukuman mati selalu diterapkan.

✓  Yang sebenarnya

Bisa juga berarti dikucilkan, tergantung konteks.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 19:8

Kekudusan Tuhan bukan main-main. Kita harus menghormati hal-hal yang dikhususkan bagi-Nya, jangan sembarangan memperlakukannya.

Ya Allah, mampukan aku untuk menghormati kekudusan-Mu dalam segala hal. Amin.