Persembahan pujian tahun keempat

Imamat 19:24

Kekudusan dalam Kehidupan Sehari-hari

Namun, pada tahun keempat, semua buah pohon itu kudus dan harus dipersembahkan sebagai persembahan pujian bagi TUHAN.

Imamat 19:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 19:24?

Pada tahun keempat, buah pohon menjadi kudus dan dipersembahkan sebagai persembahan pujian bagi TUHAN. Ini berarti hasil yang terbaik dan pertama dari panen itu dipersembahkan kepada Tuhan sebagai ungkapan syukur dan pengakuan bahwa Dialah sumber segala berkat.

Latar belakang

Buah yang dikhususkan bagi Tuhan

Pada tahun keempat, semua buah dari pohon harus dipersembahkan sebagai persembahan pujian bagi Tuhan. Ini berarti buah itu kudus dan digunakan untuk memuliakan Tuhan, mungkin sebagai bagian dari perayaan atau kurban syukur.

Di mana

Gunung Sinai

Saat Israel berkemah di padang gurun

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קֹדֶשׁ

qodesh · kudus

Dikhususkan, dipisahkan untuk tujuan Allah.

תְּהִלָּה

tehillah · pujian

Pujian, nyanyian syukur.

מִנְחָה

minchah · persembahan

Hadiah, korban sajian.

Buah yang kudus menjadi nyanyian pujian yang nyata—menunjukkan bahwa ibadah tidak hanya di mulut, tetapi juga dari hasil kerja kita.

Tahukah kamu

Pesta syukur

Persembahan pujian ini bisa menjadi kesempatan bagi keluarga untuk merayakan kebaikan Tuhan, mirip dengan pesta panen modern.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 19:24

✕  Sering dikira

Kita harus memberikan yang terbaik hanya di tahun tertentu, sisanya untuk diri sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya adalah memberikan yang pertama dan terbaik bagi Tuhan, bukan hanya aturan kaku.

✕  Sering dikira

Persembahan ini hanya untuk imam, bukan untuk dinikmati orang lain.

✓  Yang sebenarnya

Persembahan pujian bisa menjadi bagian dari perayaan bersama, melibatkan keluarga dan orang miskin.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 19:24

Memberi yang terbaik kepada Tuhan adalah prinsip yang bisa kita terapkan dengan memberikan waktu, tenaga, dan rezeki pertama kita untuk kemuliaan-Nya. Ketika kita memprioritaskan Tuhan dalam hidup kita, kita mengakui bahwa semua yang kita miliki berasal dari Dia.

Tuhan, ajari aku untuk memberikan yang terbaik dari hidupku sebagai persembahan syukur kepada-Mu, Sang Sumber berkat. Amin.