Buah pertama tiga tahun
Imamat 19:23
Hukum Kekudusan
“Kelak, ketika kamu memasuki negeri itu dan menanam berbagai macam pohon untuk makanan, kamu harus menganggap buahnya terlarang selama tiga tahun pertama. Itu tidak boleh kamu makan.”Imamat 19:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila kamu sudah masuk ke negeri itu dan menanam bermacam-macam pohon buah-buahan, janganlah kamu memetik buahnya selama tiga tahun dan jangan memakannya.”Imamat 19:23 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila kamu sudah masuk ke negeri Kanaan dan menanam bermacam-macam pohon buah-buahan di sana, maka selama tiga tahun yang pertama buah-buahnya harus kamu anggap haram dan tak boleh kamu makan.”Imamat 19:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Sesudah kamu masuk ke negeri Kanaan dan menanam berbagai macam pohon buah-buahan, janganlah memakan buahnya selama tiga tahun pertama.”Imamat 19:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when ye shall come into the land, and shall have planted all manner of trees for food, then ye shall count the fruit thereof as uncircumcised: three years shall it be as uncircumcised unto you: it shall not be eaten of.”Imamat 19:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 19:23?
Ayat ini memerintahkan agar buah pohon yang ditanam di tanah Kanaan dianggap terlarang selama tiga tahun pertama. Ini disebut 'buah kulit khatan' atau 'terlarang'. Tujuannya adalah untuk mengajarkan umat agar menantikan waktu Tuhan dan menghormati tanah yang diberikan, dengan tidak memakan hasil sebelum waktunya.
Latar belakang
Prinsip menunggu dan percaya
Tuhan memberikan aturan tentang buah pohon di tanah Kanaan: tiga tahun pertama buahnya dianggap terlarang, tidak boleh dimakan. Ini mengajarkan kesabaran dan kepatuhan, sambil menantikan berkat Tuhan.
Di mana
Gunung Sinai
Saat Israel berkemah di padang gurun
Kapan
~1445 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָרֵל
arel · terlarang
Tidak disunat, yaitu tidak boleh dipakai atau dimakan; dianggap najis.
פְּרִי
peri · buah
Hasil dari pohon, simbol berkat.
אָכַל
akal · makan
Memakan, mengambil bagian.
Kata 'arel' (terlarang) menunjukkan status khusus: buah itu bukan untuk kepentingan sendiri, melainkan untuk Tuhan, mengajarkan penundaan kepuasan.
Tahukah kamu
Alasan praktis
Larangan ini mungkin juga melindungi pohon muda agar tumbuh kuat sebelum berbuah, dan secara simbolis mengakui Tuhan sebagai pemilik tanah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:23
Ulangan 20:6
Buah belum dimakan
“Siapa telah menanami kebun anggur tetapi belum mengecap buahnya, ia boleh pulang.”
Amsal 3:9
Hasil pertama untuk Tuhan
“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu.”
Yakobus 5:7
Kesabaran menunggu
“Sebab itu, bersabarlah, hai saudara-saudara, sampai kedatangan Tuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 19:23
✕ Sering dikira
Aturan ini hanya untuk pertanian, tidak relevan bagi kita.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip menunggu waktu Tuhan dan menghormati kepemilikan-Nya masih berlaku secara rohani.
✕ Sering dikira
Tuhan tidak ingin kita menikmati hasil kerja kita.
✓ Yang sebenarnya
Aturan ini justru mengajarkan agar kita menikmati berkat pada waktu yang tepat, setelah menghormati Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 19:23
Kita sering ingin menikmati hasil usaha kita segera, tetapi Tuhan mengajarkan kesabaran dan ketaatan. Ada masa penantian yang harus dilalui sebelum menikmati berkat. Contohnya, dalam pekerjaan atau hubungan, jangan terburu-buru memetik hasil sebelum prosesnya selesai.
Tuhan, beri aku kesabaran untuk menantikan waktu-Mu dan percaya bahwa berkat-Mu pasti datang pada saat yang tepat. Amin.