Nasihat agar tidak menajiskan diri

Imamat 18:24

Hukum Kesucian Moral dan Seksual

Jangan menajiskan dirimu dengan semua hal tadi. Sebab, dengan melakukan semua itu, bangsa-bangsa lain yang akan Kuusir dari hadapanmu telah menajiskan diri mereka.

Imamat 18:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 18:24?

Ayat ini menjelaskan bahwa bangsa-bangsa kafir menjadi najis karena perbuatan kekejian itu, sehingga Allah menghukum mereka dan tanah mereka memuntahkan mereka. Umat Israel diperingatkan agar tidak meniru hal itu.

Latar belakang

Peringatan terhadap kekejian

Allah memperingatkan Israel untuk tidak menajiskan diri dengan praktik-praktik keji seperti bangsa-bangsa yang akan diusir. Mereka harus menjaga diri tetap kudus.

Di mana

Gunung Sinai

Kemah Pertemuan, di padang gurun

Kapan

~1440 SM

Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, pemberi hukum dan kesucian

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, penerima perintah dari Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

טָמֵא

tamei · menajiskan

membuat najis, menajiskan

נֶפֶשׁ

nefesh · diri

jiwa, diri, orang

תּוֹעֵבָה

toevah · kekejian

sesuatu yang menjijikkan, kekejian

Kata 'nefesh' menunjukkan bahwa kekejian bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga jiwa seseorang, menajiskan seluruh diri di hadapan Allah.

Tahukah kamu

Bangsa-bangsa yang diusir

Bangsa Kanaan yang diusir karena dosa-dosa mereka, termasuk kekejian seksual, menjadi contoh bahwa Allah menghukum dosa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 18:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 18:24

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang dosa seksual, tetapi tidak berbicara tentang kekudusan secara umum.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menekankan pentingnya menjauhi semua kekejian yang menajiskan, mencakup banyak hal.

✕  Sering dikira

Menajiskan diri hanya bersifat ritual, bukan moral.

✓  Yang sebenarnya

Di sini, kenajisan berkaitan erat dengan perilaku moral yang melanggar kekudusan Allah.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 18:24

Kita perlu belajar dari kesalahan orang lain, bukan mencoba pola hidup yang merusak. Hidup kudus adalah panggilan kita, dan Tuhan setia membersihkan kita dan menuntun kita untuk menjadi berkat bagi dunia.

Ya Tuhan, jauhkanlah kami dari perbuatan yang menajiskan, dan mampukan kami hidup kudus sebagai umat pilihan-Mu, di tengah dunia yang semakin jauh dari-Mu. Amin.