Larangan Perzinahan

Imamat 18:20

Kekudusan dalam Hubungan Seksual

Jangan mengadakan hubungan seksual dengan istri sesamamu. Itu akan membuatmu najis dengannya.

Imamat 18:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 18:20?

Ayat ini melarang perzinahan, yaitu hubungan seksual dengan istri orang lain. Ini adalah perintah moral yang melindungi kesucian pernikahan dan mencegah kehancuran keluarga.

Latar belakang

Menjaga kesetiaan

Ayat ini melarang hubungan seksual dengan istri sesama, menekankan kesucian pernikahan. Ini adalah bagian dari daftar larangan yang menjaga integritas keluarga dan komunitas.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat perkemahan Israel

Kapan

~1440 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyerahan hukum Taurat
Pemberontakan di Kadesy
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara firman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵשֶׁת עֲמִיתֶךָ

eshet amitekha · istri sesamamu

istri dari sesamamu, kata 'amit' berarti 'kawan sebangsa'

לְטָמְאָה

letam'ah · menjadikan najis

menajiskan, membuat najis secara ritual

שָׁכַב

shakhav · hubungan seksual

berbaring, eufemisme untuk hubungan seksual

Kata 'amit' menunjukkan bahwa perzinahan melanggar kesetiaan kepada sesama anggota perjanjian. Kata 'letam'ah' menekankan konsekuensi spiritual—perzinahan menajiskan, bukan hanya pelanggaran sosial.

Tahukah kamu

Hukuman bagi pezina

Dalam hukum Taurat, perzinahan bisa dihukum mati (Imamat 20:10), tetapi Yesus menunjukkan belas kasihan kepada perempuan yang tertangkap basah (Yohanes 8).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 18:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 18:20

✕  Sering dikira

Hanya perempuan yang bersalah dalam perzinahan.

✓  Yang sebenarnya

Hukum ini ditujukan kepada laki-laki, tetapi keduanya sama-sama bersalah (Imamat 20:10).

✕  Sering dikira

Perzinahan hanya soal hubungan fisik.

✓  Yang sebenarnya

Yesus memperluas maknanya ke pikiran dan hati (Matius 5:28).

Renungan

Renungan Singkat Imamat 18:20

Di tengah godaan dan budaya yang permisif, kita dipanggil untuk setia dalam pernikahan dan menghormati komitmen. Ini bukan sekadar larangan, tetapi melindungi keutuhan keluarga dan kepercayaan.

Tuhan, kuatkan kami untuk menjaga kesetiaan dalam pernikahan dan menjauhi segala bentuk perselingkuhan, serta memuliakan Engkau dalam setiap hubungan. Amin.