Larangan dengan menantu perempuan
Imamat 18:15
Batas-Batas yang Membebaskan
“Jangan mengadakan hubungan seksual dengan menantumu perempuan. Dia adalah istri anakmu, kamu tidak boleh mengadakan hubungan seksual dengannya.”Imamat 18:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah kausingkapkan aurat menantumu perempuan, karena ia isteri anakmu laki-laki, maka janganlah kausingkapkan auratnya.”Imamat 18:15 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan bersetubuh dengan anak menantumu”Imamat 18:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan bersetubuh dengan menantu perempuanmu.”Imamat 18:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt not uncover the nakedness of thy daughter in law: she is thy son’s wife; thou shalt not uncover her nakedness.”Imamat 18:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 18:15?
Ayat ini melarang hubungan seksual dengan menantu perempuan, yaitu istri anak laki-laki. Ini adalah bagian dari aturan kekudusan yang menjaga kehormatan keluarga dan mencegah perzinahan dalam lingkup keluarga.
Latar belakang
Menantu perempuan adalah istri anakmu
Larangan ini mengalamatkan mertua laki-laki. Menantu (istri anak) bukan kerabat darah, tapi statusnya sebagai istri anak menciptakan batas yang tidak boleh dilanggar. Alasan yang diberikan langsung dan tegas: 'Dia adalah istri anakmu.'
Di mana
Padang Gurun Sinai
Keluarga Israel yang tinggal berdekatan · kehidupan suku
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah yang melindungi kehormatan keluarga
Kepada
Umat Israel (laki-laki/ayah mertua)
Laki-laki Israel yang memiliki anak menantu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כַּלָּתְךָ
kallatekha · menantumu perempuan
Menantumu perempuan — istri anakmu, yang menjadi bagian keluargamu melalui pernikahan.
אֵשֶׁת בִּנְךָ
eshet binkha · istri anakmu
Istri putramu — dua kata yang menjelaskan mengapa batas ini ada: dia sudah menjadi milik anakmu.
לֹא תְגַלֶּה
lo tegalleh · kamu tidak boleh
Jangan ungkapkan ketelanjangan — larangan mutlak tanpa pengecualian.
Kunci larangan ini ada di frasa 'istri anakmu' — pernikahan anak menciptakan batas baru yang harus dihormati oleh seluruh keluarga, termasuk ayah mertua.
Tahukah kamu
Kisah Yehuda dan Tamar: pelanggaran yang terkenal
Kejadian 38 menceritakan Yehuda yang berhubungan dengan Tamar — menantunya sendiri — karena tidak mengenalinya (Tamar menyamar sebagai pelacur). Akibatnya Tamar hamil dari mertua sendiri. Kisah ini terjadi sebelum hukum Sinai, tapi menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 18:15
Kejadian 38:16-18
kisah Yehuda-Tamar yang terkenal
“Yehuda... tidak tahu bahwa dia menantunya.”
Imamat 20:12
hukuman di pasal 20
“Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan menantunya perempuan, keduanya harus dihukum mati.”
Yehezkiel 22:11
nabi mengutuk pelanggaran ini
“Yang lain mencemarkan menantunya perempuan dengan mesum.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 18:15
✕ Sering dikira
"Jika anak laki-laki meninggal, berarti boleh"
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak memberi pengecualian — kematian anak tidak menghapus batas yang dibuat oleh pernikahan.
✕ Sering dikira
"Ini aturan untuk melindungi properti anak"
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak berbicara soal properti — ini tentang kekudusan relasi pernikahan yang dibuat oleh anakmu.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 18:15
Tuhan mengajarkan kita untuk menghormati hubungan keluarga yang telah dibentuk melalui pernikahan anak-anak kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menjaga jarak yang tepat dan memperlakukan menantu dengan kasih dan hormat tanpa melanggar batas.
Bapa, berikanlah kami pengertian untuk menghormati hubungan keluarga dan menjaga kekudusan dalam setiap interaksi kami. Amin.