Yehuda menawar kepada Tamar
Kejadian 38:16
Yehuda dan Tamar
“Sebab itu, dia berpaling kepada perempuan itu di pinggir jalan tersebut, katanya, “Ayo, biarlah aku bersetubuh denganmu.” Dia tidak mengetahui kalau perempuan itu adalah menantunya. Perempuan itu berkata, “Apa yang akan engkau berikan kepadaku supaya engkau boleh bersetubuh denganku?””Kejadian 38:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berpalinglah Yehuda mendapatkan perempuan yang di pinggir jalan itu serta berkata: "Marilah, aku mau menghampiri engkau," sebab ia tidak tahu, bahwa perempuan itu menantunya. Tanya perempuan itu: "Apakah yang akan kauberikan kepadaku, jika engkau menghampiri aku?"”Kejadian 38:16 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Yehuda mendekatinya di pinggir jalan itu, dan berkata, "Berapa yang kauminta?" Ia tidak tahu bahwa wanita itu menantunya sendiri. Tamar menjawab, "Terserah pada Tuan."”Kejadian 38:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena tidak tahu bahwa perempuan itu adalah menantunya, Yehuda pun mendekati dia dan berkata, “Mari. Aku mau tidur denganmu.” Jawab Tamar, “Apa imbalannya bagiku?””Kejadian 38:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he turned unto her by the way, and said, Go to, I pray thee, let me come in unto thee; (for he knew not that she was his daughter in law.) And she said, What wilt thou give me, that thou mayest come in unto me?”Kejadian 38:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 38:16?
Yehuda menghampiri perempuan itu dan mengajaknya bersetubuh tanpa mengetahui bahwa itu adalah menantunya, Tamar. Ini menunjukkan kelemahan manusia dalam menghadapi godaan, dan konsekuensi dari keputusan yang tidak bijak.
Latar belakang
Yehuda mendekati 'pelacur' tanpa tahu itu menantunya
Yehuda berpaling kepada Tamar dan meminta berhubungan dengannya. Tamar — yang tahu persis dengan siapa dia berbicara — cerdas meminta bayaran terlebih dahulu. Dialog ini penuh ketegangan tersembunyi: satu orang tahu, yang lain tidak tahu sama sekali.
Di mana
Enaim, jalan ke Timna
Pinggir jalan · negosiasi yang tidak terduga
Kapan
~1790 SM
Era Patriark
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיֵּט
wayyyet · berpaling
Membelok atau mendekati — gerakan fisik yang menunjukkan inisiatif dan niat
הָבָה
havah · ayo
Mari atau ayo — undangan langsung yang cukup vulgar dalam konteksnya
כִּי לֹא יָדַע
ki lo yada · tidak mengetahui
Karena tidak tahu — penegasan narator bahwa Yehuda benar-benar tidak sadar ini menantunya
Kata 'tidak tahu' (lo yada) adalah kata kunci dalam narasi ini. Yehuda tidak tahu ini Tamar. Kelak di ayat 26 dia akan 'mengenali' — menggunakan kata yang sama. Perjalanan dari tidak-tahu ke tahu adalah inti kisah ini.
Tahukah kamu
Narator tidak memberikan penilaian langsung di sini
Menariknya, narator tidak berkomentar moral atas tindakan Yehuda mendekati 'pelacur'. Fokusnya pada ironi situasi. Penilaian moral datang di ayat 26 ketika Yehuda sendiri yang mengakui bahwa Tamar 'lebih benar' darinya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 38:16
Kejadian 4:1
kata 'mengenal' dalam konteks intim
“Adam berhubungan intim dengan Hawa, istrinya.”
Amsal 5:20
godaan perempuan asing
“Mengapa, anakku, kamu terpesona oleh perempuan asing dan memeluk dada perempuan yang bukan istrimu?”
Yakobus 1:14
keinginan membutakan
“Setiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 38:16
✕ Sering dikira
Yehuda melakukan dosa yang sama dengan Er dan Onan
✓ Yang sebenarnya
Dosa Yehuda berbeda — dia mengira berbuat dengan pelacur biasa, bukan mengetahui ini menantunya. Perbuatannya tidak disengaja secara insest
✕ Sering dikira
Tamar seharusnya menolak dan memberitahu siapa dirinya
✓ Yang sebenarnya
Tamar sedang menjalankan rencana untuk mendapatkan hak yang selama ini ditolak — teks kemudian membenarkan tindakannya
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 38:16
Godaan datang tanpa diduga. Kita harus waspada dan berpegang pada prinsip, agar tidak jatuh ke dalam dosa yang merugikan.
Tuhan, kuatkan aku untuk melawan godaan dan tetap setia pada janji-janji-Mu. Amin.