Tanda Menetap Setelah Dicuci
Imamat 13:55
Hukum tentang Kusta pada Pakaian
PerikopPeraturan tentang Penyakit Kulit · Imamat 13:1-59 →“Imam harus memeriksa kembali sesudah tanda penyakit itu dicuci. Jika tampaknya tanda penyakit itu tidak berubah meskipun tanda penyakit itu tidak menyebar, itu adalah najis. Kamu harus membakarnya dalam api, sebab tanda itu makin dalam di bagian belakang atau bagian depannya.”Imamat 13:55 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian sesudah barang itu dicuci, imam harus memeriksa tanda itu lagi; bila ternyata rupa tanda itu tidak berubah, biarpun itu tidak meluas, maka barang itu najis, dan engkau harus membakarnya habis, karena tanda itu semakin mendalam pada sebelah belakang atau sebelah muka.”Imamat 13:55 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu imam harus memeriksanya kembali. Kalau kelapukan itu tidak menyebar tetapi warnanya tetap sama, benda itu masih najis dan harus dibakar, biarpun kelapukan itu terdapat hanya di bagian depan atau bagian belakangnya.”Imamat 13:55 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, pakaian tersebut harus ditunjukkan lagi kepada imam. Jika jamur itu tidak menyebar tetapi warnanya tetap sama, maka pakaian itu masih najis dan harus dibakar. Baik jamurnya berada di bagian dalam maupun di bagian luar, pakaian itu tetap harus dibakar.”Imamat 13:55 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the priest shall look on the plague, after that it is washed: and, behold, if the plague have not changed his colour, and the plague be not spread; it is unclean; thou shalt burn it in the fire; it is fret inward, whether it be bare within or without.”Imamat 13:55 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 13:55?
Ayat ini mengajarkan bahwa jika tanda penyakit pada pakaian tidak berubah setelah dicuci, meskipun tidak menyebar, benda itu tetap najis dan harus dibakar. Ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan menyeluruh dan tindakan tegas terhadap hal yang berpotensi membawa penyakit atau ketidakmurnian.
Latar belakang
Bakar Pakaian Bernoda
Setelah dicuci, jika tanda itu tidak berubah dan tidak menyebar, itu dianggap najis karena noda itu menembus dalam. Imamat harus membakar pakaian itu untuk mencegah penularan kekotoran.
Di mana
Gunung Sinai
Kemah Pertemuan
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa dan Harun
Pemimpin dan imam besar Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָמַד
amad · tidak berubah
berdiri teguh, tetap
פָּשָׂה
pasah · menyebar
meluas, menjalar
שָׂרַף
saraf · membakar
menghanguskan dengan api
Kombinasi 'tetap' dan 'tidak menyebar' menunjukkan bahaya laten: kekotoran yang tidak hilang meski telah dicuci harus dimusnahkan total dengan api, melambangkan penghakiman terhadap dosa yang tidak bertobat.
Tahukah kamu
Noda yang Menyebar dalam Kain
Dalam bahasa Ibrani, kata untuk 'menyebar' (pasah) juga digunakan untuk menggambarkan penularan penyakit, menunjukkan pemahaman kuno tentang kontaminasi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 13:55
Kejadian 19:24
Api sebagai penghakiman
“Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api ke atas Sodom dan Gomora.”
1 Korintus 3:13
Api menguji pekerjaan
“Pekerjaan masing-masing akan menjadi nyata, karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab akan dinyatakan dengan api.”
Yudas 1:23
Menyelamatkan dari api
“Selamatkanlah mereka dengan merebutnya dari api.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 13:55
✕ Sering dikira
Mengira semua pakaian bernoda harus dibakar, termasuk yang hanya kotor biasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini khusus untuk tanda yang diidentifikasi imam sebagai kusta, bukan noda sehari-hari.
✕ Sering dikira
Menganggap tindakan membakar ini kejam atau berlebihan.
✓ Yang sebenarnya
Tujuannya adalah melindungi komunitas dari kontaminasi ritual dan fisik, menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan kekudusan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 13:55
Dalam hidup kita, terkadang ada kebiasaan atau dosa yang 'tidak berubah' meski sudah dicoba dibersihkan. Jangan ragu untuk mengambil tindakan radikal, seperti menjauhkan diri dari hal tersebut, agar kekudusan kita terjaga.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk membuang segala sesuatu yang najis dalam hidup kami, sekalipun itu sulit, agar kami tetap kudus di hadapan-Mu. Amin.