Peringatan keras bagi pembuat hukum jahat

Yesaya 10:1

Celakalah Penindas, Asyur Alat Murka TUHAN

Celakalah mereka yang membuat ketetapan-ketetapan jahat dan yang menuliskan keputusan yang tidak adil,

Yesaya 10:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 10:1?

Ayat ini mengutuk para pemimpin yang merancang peraturan jahat untuk menindas orang miskin dan melanggar keadilan. Mereka memakai kekuasaan untuk kepentingan sendiri, bukan untuk melindungi yang lemah.

Latar belakang

Kecaman atas ketidakadilan sistematis

Yesaya menyerukan 'celakalah' kepada para pejabat yang membuat peraturan jahat dan menulis keputusan tidak adil. Ini adalah teguran profetik terhadap penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan orang yang tak berdaya.

Di mana

Yerusalem

Pasar atau gerbang kota, tempat umum

Kapan

~740 SM

Kerajaan Terbagi (Yehuda)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Serangan Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya bin Amos

Nabi di Yehuda, ~740–680 SM

P

Kepada

Para pemimpin Yehuda

Pembuat kebijakan di Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הוֹי

hoy · Celakalah

seruan duka atau peringatan keras

חֹק

khoq · ketetapan

aturan atau undang-undang yang ditetapkan

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

keputusan yang benar dan adil

Kata 'celakalah' membuka teguran, 'ketetapan' menunjukkan keputusan resmi, dan 'keadilan' adalah standar yang dilanggar. Ini menekankan dosa struktural: mereka menggunakan hukum untuk melawan keadilan.

Tahukah kamu

Tulisan 'keputusan tidak adil'

Di dunia kuno, hukum sering ditulis di loh batu atau papirus. Menulis keputusan tidak adil berarti mengabadikan ketidakadilan secara resmi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 10:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 10:1

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya untuk para pejabat zaman dulu.

✓  Yang sebenarnya

Ini berlaku untuk semua pemimpin di segala zaman, termasuk kita.

✕  Sering dikira

"Celakalah" berarti kutukan magis.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah seruan nubuat yang menunjukkan akibat serius dari dosa.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 10:1

Periksa kembali keputusan dan tindakan kita: apakah kita memihak pada yang lemah atau justru memanfaatkan celah untuk keuntungan pribadi? Mari bijak dalam setiap wewenang yang kita miliki.

Tuhan, jauhkan aku dari merancang hal yang tidak adil, dan jadikan aku pembela keadilan bagi mereka yang lemah. Amin.