Peringatan di Ambang Perebutan Tanah
Ulangan 4:25
Peringatan untuk Tidak Menyembah Berhala
“Bila kamu mempunyai anak-cucu dan tua di sana. Lalu, kamu merusak dirimu sendiri dengan membuat patung yang menyerupai apa pun dan melakukan segala kejahatan di mata TUHAN, Allahmu. Dengan demikian, kamu menyebabkan sakit hati-Nya.”Ulangan 4:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila kamu beranak cucu dan kamu telah tua di negeri itu lalu kamu berlaku busuk dengan membuat patung yang menyerupai apapun juga, dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Nya,”Ulangan 4:25 · TB
Terjemahan Baru
“Juga kalau kamu nanti sudah lama tinggal di negeri itu dan sudah beranak cucu, jangan berdosa karena membuat bagi dirimu patung dalam bentuk apa saja. Perbuatan itu suatu kejahatan di mata TUHAN Allahmu dan akan membuat Ia marah.”Ulangan 4:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Waktu kalian sudah lama hidup di negeri Kanaan dan sudah beranak cucu, jangan ada di antara kalian yang berdosa dengan membuat patung sembahan dalam bentuk apa pun. Hal itu merupakan kejahatan besar di mata TUHAN, dan akan membangkitkan murka-Nya.”Ulangan 4:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When thou shalt beget children, and children’s children, and ye shall have remained long in the land, and shall corrupt yourselves, and make a graven image, or the likeness of any thing, and shall do evil in the sight of the LORD thy God, to provoke him to anger:”Ulangan 4:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 4:25?
Ayat ini memperingatkan bahwa jika generasi mendatang di tanah perjanjian membuat berhala dan melakukan kejahatan, mereka akan memicu murka Allah. Ini menekankan konsekuensi serius dari penyembahan berhala, yang dapat terjadi ketika manusia mengganti Allah dengan hal lain dalam hidup mereka.
Latar belakang
Ancaman Kemurtadan di Masa Depan
Musa membayangkan masa depan ketika bangsa Israel sudah lama tinggal di Kanaan. Dia memperingatkan bahwa jika mereka membuat berhala dan melakukan kejahatan di mata Tuhan, mereka akan memicu murka-Nya.
Di mana
Dataran Moab, dekat Sungai Yordan
Di seberang Sungai Yordan, di lembah dekat Bet-Peor
Kapan
~1400 SM
Akhir perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, sedang menyampaikan khotbah perpisahan
Kepada
Orang Israel
Generasi baru yang akan memasuki Kanaan, sekitar 40 tahun setelah keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁחַת
shachat · merusak
bertindak korup, merusak, menghancurkan; di sini berarti menjadi bejat secara moral dan rohani.
פֶּסֶל
pesel · patung
patung berhala, ukiran atau pahatan yang dibuat untuk disembah.
כָּעַס
ka'as · sakit hati
menimbulkan kemarahan, membuat kesal, menghina.
Ketiga kata ini mengingatkan bahwa penyembahan berhala bukan sekadar kesalahan ritual, melainkan tindakan korup yang merusak hubungan dengan Tuhan dan menghina kekudusan-Nya.
Tahukah kamu
Api yang Menghanguskan
Dalam Ulangan 4:24, Tuhan digambarkan sebagai 'api yang menghanguskan', yang menekankan kekudusan-Nya yang membakar segala yang tidak kudus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 4:25
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 4:25
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya tentang dosa seksual atau kejahatan moral umum.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya jelas: dosa membuat patung berhala untuk disembah, yang memicu kecemburuan Tuhan.
✕ Sering dikira
Berpikir sakit hati Tuhan hanyalah emosi manusiawi yang berlebihan.
✓ Yang sebenarnya
Ini menggambarkan kekudusan Allah yang tidak bisa membiarkan kesetiaan umat-Nya dibagi dengan allah lain.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 4:25
Peringatan ini masih relevan hari ini. Berhala tidak selalu berupa patung, tetapi bisa berupa uang, kekuasaan, atau kesenangan yang kita tempatkan di atas Allah. Mari kita periksa hati kita dan pastikan tidak ada yang merebut tempat Tuhan dalam hidup kita.
Ya Allah, jauhkanlah aku dari segala bentuk penyembahan berhala, dan biarlah Engkau selalu menjadi yang terutama dalam hidupku. Amin.