Penjemputan kembali
Hakim-hakim 19:3
Kisah Tragis di Gibea
“Kemudian, suaminya pergi dan menyusul perempuan itu. Dia bermaksud untuk membujuk dan membawanya kembali, bersama pelayannya serta sepasang keledai. Ketika perempuan itu membawanya masuk ke rumah ayahnya, dan ketika ayahnya melihat dia, ayahnya bersukacita mendapatkannya.”Hakim-hakim 19:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkemaslah suaminya itu, lalu pergi menyusul perempuan itu untuk membujuk dia dan membawanya kembali; bersama-sama dia bujangnya dan sepasang keledai. Ketika perempuan muda itu membawa dia masuk ke rumah ayahnya, dan ketika ayah itu melihat dia, maka bersukacitalah ia mendapatkannya. Hakim-hakim 19.4–8 104”Hakim-hakim 19:3 · TB
Terjemahan Baru
“orang Lewi itu pergi menyusul dia untuk membujuknya kembali kepadanya. Ia pergi dengan membawa seorang hamba dan dua ekor keledai. Setelah tiba di sana, wanita itu membawa dia kepada ayahnya. Ketika ayah wanita itu melihat dia, ia menyambutnya dengan gembira,”Hakim-hakim 19:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“suaminya menyusul dia untuk membujuknya kembali. Orang Lewi itu membawa seorang pelayan laki-laki dan dua ekor keledai berpelana. Kemudian perempuan itu mengajak suaminya ke rumah ayahnya. Ketika ayah perempuan itu melihat menantunya, dia menyambutnya dengan gembira,”Hakim-hakim 19:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And her husband arose, and went after her, to speak friendly unto her, and to bring her again, having his servant with him, and a couple of asses: and she brought him into her father’s house: and when the father of the damsel saw him, he rejoiced to meet him.”Hakim-hakim 19:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 19:3?
Suaminya (Lewi itu) pergi menyusul gundiknya untuk membujuknya kembali. Ia membawa pelayan dan dua keledai. Ketika tiba, ayah gundiknya menyambutnya dengan sukacita, menunjukkan bahwa kedatangannya diterima baik.
Latar belakang
Bujukan sang suami
Lewi itu datang membawa pelayan dan keledai untuk membujuk gundiknya kembali. Ia disambut dengan sukacita oleh ayah gundik itu, yang menunjukkan bahwa tujuannya mungkin berhasil.
Di mana
Betlehem-Yehuda
Rumah ayah gundik tersebut
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Hakim-hakim
penulis anonim yang merangkum sejarah Israel
Kepada
Pembaca Israel
umat Israel yang hidup dalam kekacauan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֵב
lev · membujuk
hati; digunakan untuk berbicara dengan hati, mempengaruhi
שׁוּב
shuv · kembali
berbalik, kembali
שָׂמַח
samach · bersukacita
bersukacita, bergembira
Kata 'lev' dan 'shuv' menunjukkan upaya memulihkan hati; 'samach' menunjukkan respons positif sang ayah terhadap upaya ini.
Tahukah kamu
Keledai sebagai alat transportasi
Keledai adalah hewan beban yang umum untuk perjalanan keluarga; sepasang keledai menunjukkan perjalanan yang cukup jauh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:3
Rut 1:8
Kembali kepada keluarga
“Berkatalah Naomi kepada kedua menantunya: "Pergilah, kembalilah masing-masing ke rumah ibumu; TUHAN kiranya menunjukkan kasih-Nya kepadamu, sebagaimana kamu telah menunjukkan kasih kepada suami-suamimu dan kepada ibuku.”
Yesaya 40:31
Kekuatan baru
“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”
Yeremia 31:4
Pemulihan
“Aku akan membangun engkau kembali, sehingga engkau dibangun, ya anak dara Israel! Engkau akan menghiasi dirimu kembali dengan rebana, dan akan keluar dalam tari-tarian yang bersukaria.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:3
✕ Sering dikira
Mengira Lewi itu marah dan memaksa.
✓ Yang sebenarnya
Ia datang untuk membujuk dengan ramah, seperti terlihat dari kata 'lev' dan sambutan ayahnya.
✕ Sering dikira
Mengira ayah gundik itu menerima langsung tanpa syarat.
✓ Yang sebenarnya
Ia menerima Lewi dengan sukacita dan bahkan menahannya untuk tinggal beberapa hari.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 19:3
Inisiatif untuk berdamai adalah langkah yang baik. Apakah ada hubungan yang retak yang perlu kita perbaiki? Ambil langkah pertama untuk menjembatani perbedaan.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk mengambil langkah pertama dalam memulihkan hubungan yang rusak. Amin.