Kekerasan di Gibea
Hakim-hakim 19:25
Kekejaman di Gibea
PerikopOrang Lewi dan Hamba Perempuannya · Hakim-hakim 19:1-30 →“Akan tetapi, orang-orang itu tidak mau mendengarkan perkataannya. Lalu, orang Lewi itu menangkap gundiknya dan membawanya keluar, kepada mereka. Mereka bersetubuh dan mempermainkannya sepanjang malam sampai pagi. Saat fajar menyingsing, mereka melepaskan wanita itu pergi.”Hakim-hakim 19:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi orang-orang itu tidak mau mendengarkan perkataannya. Lalu orang Lewi itu menangkap gundiknya dan membawanya kepada mereka ke luar, kemudian mereka bersetubuh dengan perempuan itu dan semalam-malaman itu mereka mempermainkannya, sampai pagi. Barulah pada waktu fajar menyingsing mereka melepaskan perempuan itu. Hakim-hakim 19.26–30 109”Hakim-hakim 19:25 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi karena orang-orang bejat itu tetap berkeras, maka orang Lewi itu mendorong selirnya itu keluar untuk mereka. Lalu mereka memperkosa wanita itu tanpa henti-hentinya sampai pagi.”Hakim-hakim 19:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, para preman itu tidak mau tahu. Maka orang Lewi itu mendorong gundiknya keluar. Mereka melecehkan dan memperkosa dia sepanjang malam sampai subuh. Ketika matahari mulai terbit, barulah mereka melepaskannya.”Hakim-hakim 19:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the men would not hearken to him: so the man took his concubine, and brought her forth unto them; and they knew her, and abused her all the night until the morning: and when the day began to spring, they let her go.”Hakim-hakim 19:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 19:25?
Orang Lewi menyerahkan gundiknya kepada orang-orang dursila itu untuk melindungi dirinya sendiri, meskipun tuan rumah sudah menawarkan anaknya. Mereka memperkosa dan menganiaya gundik itu sepanjang malam.
Latar belakang
Perlakuan Keji terhadap Gundik
Orang-orang dursila Gibea menuntut untuk berbuat cabul terhadap tamu laki-laki, tetapi tuan rumah malah menawarkan putrinya dan gundik tamu. Sang Lewi akhirnya menyerahkan gundiknya kepada mereka, yang lalu memperkosanya sepanjang malam.
Di mana
Gibea
Di rumah orang tua, malam hari
Kapan
~1200 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis Kitab Hakim-hakim
Narator alkitabiah, menyampaikan kisah dengan jujur
Kepada
Pembaca Alkitab
Umat yang merenungkan kandungan kitab
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִתְעַלְּלוּ בָהּ
hit'allu bah · mempermainkannya
bertindak kejam, memperlakukan dengan kasar
כָּל־הַלַּיְלָה
kol-halailah · sepanjang malam
seluruh durasi malam
הַבֹּקֶר
haboker · fajar
waktu pagi, saat terang mulai muncul
Kekejaman yang berlanjut hingga pagi menunjukkan bahwa dosa tidak mengenal batas waktu; bahkan 'fajar' yang biasanya membawa pengharapan di sini hanya menandai akhir dari kebiadaban.
Tahukah kamu
Kata 'dursila'
Kata 'dursila' di ayat 22 berasal dari istilah Ibrani 'belial' yang artinya 'tanpa nilai' atau 'hina', sering dipakai untuk orang-orang yang melanggar hukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:25
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:25
✕ Sering dikira
Menganggap cerita ini membenarkan tindakan orang Lewi atau tuan rumah.
✓ Yang sebenarnya
Kisah ini justru membeberkan kebobrokan moral umat Tuhan.
✕ Sering dikira
Menyalahkan korban, yaitu gundik, atas apa yang terjadi.
✓ Yang sebenarnya
Narasi menunjukkan gundik sebagai korban keganasan orang banyak.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 19:25
Tragedi ini menunjukkan betapa dangkalnya komitmen orang Lewi terhadap gundiknya dan betapa kejamnya kekerasan seksual. Kita dipanggil untuk melindungi yang lemah, bukan mengorbankan mereka demi kepentingan sendiri.
Tuhan, ubahlah hati kami agar berani membela dan melindungi orang-orang yang rentan, dan jauhkan kami dari sikap egois yang merugikan sesama. Amin.