Pukat dan Jala

Habakuk 1:15

Habakuk Bertanya, Tuhan Menjawab

Mereka menarik semuanya ke atas dengan kail, menangkapnya dengan pukat mereka dan mengumpulkannya dengan jalanya. Oleh karena itu, mereka bersukaria dan bergembira.

Habakuk 1:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Habakuk 1:15?

Habakuk 1:15 menggambarkan orang Kasdim yang menangkap bangsa-bangsa seperti ikan dengan kail, pukat, dan jala, lalu bersukacita atas hasil tangkapan mereka. Ini adalah metafora tentang bagaimana penindas merasa puas dan merayakan kehancuran orang lain.

Latar belakang

Sukacita yang Salah

Habakuk melukiskan bagaimana Kasdim menangkap bangsa-bangsa seperti nelayan menangkap ikan dengan kail, pukat, dan jala. Mereka bersukaria dan bergembira atas hasil tangkapan mereka, seolah-olah itu prestasi mereka sendiri.

Di mana

Yerusalem

Di kota, saat merenung

Kapan

~605 SM

Periode kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penobatan Yoyakim
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Habakuk

nabi yang jujur, ~30 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel yang kudus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִכְמֶרֶת

mikmeret · pukat

jaring besar, pukat untuk menangkap ikan dalam jumlah banyak

חֵרֶם

cherem · jala

jaring, bisa juga berarti 'yang dikhususkan' atau 'yang dimusnahkan'

שָׂמַח

samach · bersukaria

bersukacita, bergembira, bergirang

Pukat (mikmeret) dan jala (cherem) melambangkan kekuatan militer yang menangkap banyak orang. Kata 'cherem' juga berarti 'yang dikhususkan untuk pemusnahan', menunjukkan kehancuran total. Namun sukacita (samach) mereka keliru karena menyembah alat, bukan Allah.

Tahukah kamu

Pukat dan Jala

Pukat dan jala adalah alat penangkap ikan yang berbeda; pukat besar ditarik oleh banyak orang, sedangkan jala kecil bisa dilempar satu orang. Ini menunjukkan kekuatan militer yang terorganisir.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Habakuk 1:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Habakuk 1:15

✕  Sering dikira

Kesuksesan orang jahat adalah bukti Allah memberkati mereka.

✓  Yang sebenarnya

Sukacita mereka hanya sementara; Allah akan menghukum mereka pada waktunya, seperti yang dinyatakan Habakuk.

✕  Sering dikira

Nelayan dalam ayat ini adalah profesi yang dilegalkan untuk memakai kekerasan.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora, bukan ajaran tentang cara menangkap ikan. Intinya adalah penindasan oleh bangsa Kasdim.

Renungan

Renungan Singkat Habakuk 1:15

Mudah untuk terjebak dalam sukacita yang dangkal ketika kita mendapat keuntungan dari penderitaan orang lain. Renungkanlah: apakah ada cara kita ikut 'memancing' atau 'menjaring' orang lain secara tidak adil? Marilah kita memeriksa hati dan memilih untuk menjadi pembawa berkat, bukan penindas.

Bapa, ampunilah aku jika aku pernah ikut mengambil keuntungan dari penderitaan orang lain; buatlah hatiku peka untuk selalu memihak pada keadilan-Mu. Amin.