Allah yang kekal
Habakuk 1:12-17
Keluhan Habakuk yang Kedua
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Keraguan yang mengharukan
Habakuk mengakui kekekalan dan kekudusan Allah, tetapi heran mengapa Allah memakai bangsa yang lebih jahat untuk menghukum. Ia tetap percaya Allah adalah 'Gunung Batu' dan 'Yang Mahakudus'.
Di mana
Yerusalem
Dalam doa di hadapan TUHAN
Kapan
~600 SM
Nabi-nabi akhir
Yang berbicara
Habakuk
Nabi yang bergumul, mungkin ~40 tahun
Kepada
TUHAN
Allah yang kudus dan kekal
Arti tiap ayat
Penjelasan Habakuk 1:12-17 Ayat per Ayat
Habakuk 1:12
Habakuk mengingat bahwa TUHAN itu kekal dan kudus, serta telah menetapkan orang Kasdim sebagai alat penghukuman. Meskipun mereka kejam, Allah tetap berdaulat dan hidup. Umat Israel tidak akan mati, tetapi akan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Habakuk 1:13
Habakuk 1:13 menegaskan bahwa Allah itu kudus dan tidak dapat memandang kejahatan, namun Ia tampak diam saat orang jahat menindas orang benar. Nabi mempertanyakan bagaimana Allah yang suci bisa membiarkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Habakuk 1:14
Habakuk 1:14 menggambarkan manusia yang diperlakukan seperti ikan atau binatang melata yang tidak memiliki pemimpin, menjadi mangsa yang mudah ditangkap oleh penindas. Ini adalah keluhan nabi tentang ketidakberdayaan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Habakuk 1:15
Habakuk 1:15 menggambarkan orang Kasdim yang menangkap bangsa-bangsa seperti ikan dengan kail, pukat, dan jala, lalu bersukacita atas hasil tangkapan mereka. Ini adalah metafora tentang bagaimana penindas merasa puas…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Habakuk 1:16
Habakuk 1:16 menunjukkan orang Kasdim yang mempersembahkan korban kepada alat-alat tangkap mereka sendiri, seperti pukat dan jala, yang merupakan simbol kekuatan militer mereka. Ini adalah kritik terhadap penyembahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Habakuk 1:17
Habakuk 1:17 adalah pertanyaan retoris nabi: akankah penindas terus-menerus mengosongkan jaringnya dan membantai bangsa-bangsa tanpa ampun? Ayat ini mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang kekejaman yang tampaknya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →