Seorang tahanan yang bangga dengan tujuannya
Efesus 3:1-13
Pelayanan Paulus untuk Bangsa Bukan Yahudi
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Penjara bukan akhir cerita
Paulus membuka bab ini dengan sebutan yang tidak biasa — 'orang yang dipenjara'. Ia tidak menyembunyikan fakta itu; justru menyebutnya dengan bangga. Ia dipenjara bukan karena kriminal, tapi 'karena Yesus Kristus demi kamu' — artinya pemenjaraannya punya tujuan. Frasa ini mengingatkan pembaca bahwa penderitaan pelayan Injil bisa jadi biaya dari panggilan tersebut.
Di mana
Roma
Tahanan rumah; dirantai pada prajurit Romawi yang berganti setiap beberapa jam
Kapan
~61 M
Masa tahanan pertama Paulus di Roma
Yang berbicara
Paulus
Rasul untuk bangsa-bangsa non-Yahudi, menulis dari tahanan Roma
Kepada
Jemaat Efesus
Orang percaya, mayoritas non-Yahudi, di kota pelabuhan Asia Kecil
Arti tiap ayat
Penjelasan Efesus 3:1-13 Ayat per Ayat
Efesus 3:1
Paulus dipenjara karena memberitakan Yesus Kristus kepada orang-orang yang bukan Yahudi. Ini menunjukkan bahwa pelayanan dan penderitaannya adalah bagian dari rencana Allah untuk menyelamatkan semua bangsa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:2
Paulus mengingatkan bahwa dia dipercayakan dengan tugas khusus untuk mewartakan anugerah Allah kepada orang-orang non-Yahudi. Ini adalah karunia dan tanggung jawab yang diberikan Allah kepadanya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:3
Rahasia yang dimaksud adalah rencana Allah yang sebelumnya tersembunyi tetapi kini dinyatakan, terutama bahwa orang non-Yahudi juga mendapat bagian dalam keselamatan. Paulus mendapat wahyu tentang hal ini.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:4
Paulus menegaskan bahwa jika kita membaca tulisannya, kita dapat mengerti pemahamannya tentang rahasia Kristus. Ini menunjukkan bahwa Alkitab adalah sarana Allah untuk menyatakan kebenaran kepada kita.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:5
Rahasia Kristus tidak diberitakan kepada generasi sebelumnya, tetapi sekarang dinyatakan kepada rasul-rasul dan nabi-nabi oleh Roh Kudus. Ini menekankan bahwa penyataan Allah semakin jelas sepanjang sejarah, dan kita…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:6
Rahasia yang dimaksud adalah bahwa orang non-Yahudi dan orang Yahudi sama-sama menjadi ahli waris, anggota tubuh Kristus, dan penerima janji Allah melalui Injil. Tidak ada lagi perbedaan, semua bersatu dalam Kristus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:7
Paulus menyebut dirinya pelayan Injil, bukan karena prestasinya, tetapi karena karunia anugerah Allah. Ia mengakui bahwa pelayanannya adalah hasil kuasa Allah yang bekerja dalam dirinya. Ayat ini mengajarkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:8
Paulus menyebut dirinya 'yang paling hina' di antara orang kudus, menunjukkan kerendahan hatinya. Meskipun begitu, Allah memberinya anugerah untuk memberitakan kekayaan Kristus yang tak terselami kepada orang-orang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:9
Paulus mendapat tugas untuk menjelaskan rahasia yang telah tersembunyi sejak lama, yaitu bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dan memiliki rencana keselamatan bagi semua orang. Rahasia ini kini dibuka melalui Injil,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:10
Tujuan dari pemberitaan Injil adalah agar melalui gereja, hikmat Allah yang beragam dinyatakan kepada kuasa-kuasa spiritual di alam surgawi. Gereja menjadi sarana untuk menunjukkan karya Allah yang luar biasa, bahkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:11
Rencana Allah bukanlah sesuatu yang baru, melainkan sudah ada sejak kekekalan dan digenapi melalui Yesus Kristus. Semua yang terjadi dalam sejarah keselamatan sesuai dengan maksud abadi Allah. Oleh karena itu, kita…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:12
Melalui Yesus Kristus, kita dapat datang kepada Allah dengan berani dan keyakinan, bukan karena kesetiaan kita, tetapi karena kesetiaan Kristus. Kita memiliki akses langsung kepada Bapa, tanpa rasa takut atau ragu,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Efesus 3:13
Paulus mengingatkan jemaat agar tidak putus asa melihat penderitaannya. Penderitaan yang dia alami demi mereka justru menjadi kemuliaan mereka, karena menunjukkan harga diri mereka di hadapan Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →