Diasingkan ke Padang Liar
Daniel 4:25
Nebukadnezar Belajar Kerendahan Hati
PerikopMimpi Nebukadnezar tentang Pohon · Daniel 4:1-37 →“engkau akan dihalau dari antara manusia, dan tempat tinggalmu akan bersama binatang-binatang di padang. Engkau akan diberi makan rumput seperti sapi jantan dan dibasahi dengan embun dari langit, dan tujuh masa akan berlalu darimu, hingga engkau mengetahui bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia, dan Dia mengaruniakannya kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya.””Daniel 4:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tuanku akan dihalau dari antara manusia dan tempat tinggal tuanku akan ada di antara binatang-binatang di padang; kepada tuanku akan diberikan Daniel 4.26–29 27 makanan rumput, seperti kepada lembu, dan tuanku akan dibasahi dengan embun dari langit; dan demikianlah akan berlaku atas tuanku sampai tujuh masa berlalu, hingga tuanku mengakui, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.”Daniel 4:25 · TB
Terjemahan Baru
“Tuanku akan diusir dari masyarakat manusia dan hidup di antara binatang-binatang di padang. Selama tujuh tahun Tuanku akan makan rumput seperti sapi dan tidur di lapangan terbuka, sehingga dibasahi embun. Setelah itu Tuanku akan mengakui bahwa Allah Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia, dan kerajaan itu diberikan-Nya kepada siapa saja yang dipilih-Nya.”Daniel 4:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“That they shall drive thee from men, and thy dwelling shall be with the beasts of the field, and they shall make thee to eat grass as oxen, and they shall wet thee with the dew of heaven, and seven times shall pass over thee, till thou know that the most High ruleth in the kingdom of men, and giveth it to whomsoever he will.”Daniel 4:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 4:25?
Nebukadnezar akan diusir dari manusia, tinggal dengan binatang, makan rumput, dan basah oleh embun, sampai ia mengakui bahwa Yang Mahatinggi berkuasa dan berdaulat atas kerajaan manusia. Ini menunjukkan bahwa Allah merendahkan orang sombong.
Latar belakang
Hukuman karena Kesombongan
Daniel menjelaskan bahwa raja suatu hari akan diusir dari istana dan hidup seperti binatang. Ini adalah hukuman atas kesombongannya karena menganggap dirinya yang membangun Babel, bukan Allah.
Di mana
Babel
Di istana kerajaan, setelah mimpi
Kapan
~570 SM
Kerajaan Babel
Yang berbicara
Daniel
nabi muda, penasihat istana Babel
Kepada
Raja Nebukadnezar
raja Babel yang angkuh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טְרַד
trad · dihalau
mengusir atau menyuruh pergi dengan paksa
מְדֹר
medor · tempat tinggalmu
tempat kediaman atau hunian
חֵיוָה
cheyva · binatang-binatang
binatang atau makhluk hidup
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa raja kehilangan posisi manusiawi dan dianggap seperti binatang. Ini menekankan betapa rendahnya dia jatuh akibat kesombongan.
Tahukah kamu
Apa itu 'tujuh masa'?
Tujuh masa dalam konteks ini kemungkinan berarti tujuh tahun, yang merupakan periode umum untuk hukuman dalam sastra kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 4:25
Daniel 4:32
persis sama
“Engkau akan dihalau dari antara manusia, dan tempat tinggalmu akan bersama binatang-binatang liar di padang.”
Daniel 5:21
kisah serupa
“Dia dihalau dari antara manusia, dan hatinya menjadi seperti binatang.”
Mazmur 9:20
merendahkan yang angkuh
“Bangunlah, TUHAN, janganlah manusia merasa dirinya kuat; biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 4:25
✕ Sering dikira
Hukuman ini hanya untuk Nebukadnezar, bukan pelajaran bagi kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah peringatan universal tentang bahaya kesombongan.
✕ Sering dikira
Allah kejam karena menghukum begitu berat.
✓ Yang sebenarnya
Hukuman adalah sarana untuk merendahkan dan memulihkan raja, bukan kehancuran total.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 4:25
Pernahkah Anda merasa hebat dan melupakan ketergantungan Anda pada Tuhan? Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan dapat merendahkan kita, tetapi tujuannya adalah agar kita mengenal-Nya. Mari belajar merendahkan diri di hadapan Tuhan sebelum Dia terpaksa merendahkan kita.
Tuhan, ajar aku untuk selalu rendah hati dan mengakui kedaulatan-Mu atas hidupku, Amin.