Pelajaran dari Kerajaan Binatang
Daniel 5:21
Tulisan di Dinding: Daniel Membaca Tangan di Dinding
PerikopTulisan di Dinding · Daniel 5:1-31 →“Dia dihalau dari antara manusia, hatinya menjadi sama dengan hati binatang, dan tinggal dengan berada di antara keledai liar. Dia diberi makan rumput seperti sapi, dan tubuhnya basah oleh embun dari langit, sampai dia mengakui bahwa Allah Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan-kerajaan manusia, dan bahwa Dia mengangkat siapa saja yang dikehendaki-Nya.””Daniel 5:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia dihalau dari antara manusia dan hatinya menjadi sama seperti hati binatang, dan tempat tinggalnya ada di antara keledai hutan; kepadanya Daniel 5.22–25 35 diberikan makanan rumput seperti kepada lembu, dan tubuhnya basah oleh embun dari langit, sampai ia mengakui, bahwa Allah, Yang Mahatinggi, berkuasa atas kerajaan manusia dan mengangkat siapa yang dikehendaki-Nya untuk kedudukan itu.”Daniel 5:21 · TB
Terjemahan Baru
“Ia diusir dari masyarakat manusia dan akalnya menjadi seperti akal binatang. Ia hidup dengan keledai hutan, makan rumput seperti sapi dan tidur di lapangan terbuka sehingga dibasahi embun. Akhirnya ia mengakui bahwa Allah Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan kerajaan itu diberikan-Nya kepada siapa saja yang dipilih-Nya.”Daniel 5:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And he was driven from the sons of men; and his heart was made like the beasts, and his dwelling was with the wild asses: they fed him with grass like oxen, and his body was wet with the dew of heaven; till he knew that the most high God ruled in the kingdom of men, and that he appointeth over it whomsoever he will.”Daniel 5:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 5:21?
Nebukadnezar diusir dari pergaulan manusia, hidup seperti binatang, dan makan rumput seperti sapi sampai dia mengakui bahwa Allah Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia. Ini menekankan bahwa Allah merendahkan orang yang sombong dan mengangkat yang rendah hati.
Latar belakang
Merendahkan Diri untuk Mengakui Allah
Daniel menegaskan bahwa Nebukadnezar diusir dari peradaban manusia, hidup seperti binatang, makan rumput, dan basah oleh embun, sampai ia mengakui bahwa Allah Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan mengangkat siapa yang dikehendaki-Nya.
Di mana
Babilonia
Ruang perjamuan istana Babel, malam hari
Kapan
~539 SM
Kerajaan Babel & Persia
Yang berbicara
Daniel
Nabi Yahudi yang setia, bijaksana, dan berwibawa
Kepada
Raja Belsyazar
Raja Babel yang sombong dan tak menghormati Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲרָד
arad · keledai liar
keledai liar, melambangkan kehidupan primitif
עֲשָׂב
eseb · rumput
tumbuhan hijau, makanan ternak
יְדַע
yeda · mengakui
mengetahui, mengakui, memahami
Ketiga kata ini menunjukkan penurunan martabat manusia yang total namun berujung pada pengakuan akan otoritas Allah. Mengakui Allah adalah awal pemulihan.
Tahukah kamu
Penyakit yang menyerang Nebukadnezar
Beberapa sarjana menghubungkan kondisi Nebukadnezar dengan boanthropy, suatu gangguan mental di mana seseorang mengira dirinya seekor lembu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 5:21
Daniel 4:25
Nubuatan diulang
“Engkau akan dihalau dari antara manusia, dan tempat tinggalmu akan ada di antara binatang-binatang di padang.”
Ayub 40:12
Allah merendahkan angkuh
“Pandanglah setiap orang yang angkuh dan rendahkanlah dia, dan hancurkanlah orang-orang fasik di tempatnya.”
Filipi 2:10-11
Pengakuan universal
“Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit, dan yang ada di bumi, dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 5:21
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa hidup seperti binatang dijelaskan secara medis.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan supernatural Allah sebagai hukuman atas kesombongan.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Allah tidak adil dalam menghukum Nebukadnezar.
✓ Yang sebenarnya
Hukuman ini bertujuan untuk memulihkan Nebukadnezar kepada kesadaran akan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 5:21
Terkadang kita perlu diingatkan bahwa tanpa Allah kita tidak bisa berbuat apa-apa. Apakah kita mau belajar dari pengalaman, atau harus dibiarkan jatuh lebih dulu untuk mengerti?
Bapa, biarlah kami belajar merendahkan diri di hadapan-Mu agar kami tidak perlu mengalami hajaran-Mu. Amin.