Imam meletakkan bagian kurban di tangan nazir
Bilangan 6:19
Hukum dan Pemberkatan Nazir
PerikopOrang yang Bernazar · Bilangan 6:1-21 →“Kemudian, imam harus meletakkan bahu kambing jantan yang telah direbus, sepotong roti tidak beragi dari keranjang tadi, dan sepotong roti tipis yang tidak beragi ke telapak tangan nazir itu setelah dia mencukur rambut pengabdiannya.”Bilangan 6:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Imam haruslah mengambil paha depan domba jantan itu, sesudah dimasak, dan satu roti bundar yang tidak beragi dari dalam bakul, dengan satu roti tipis yang tidak beragi, lalu meletakkannya ke atas telapak tangan orang nazir itu, setelah orang ini mencukur rambut kenazirannya;”Bilangan 6:19 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu, kalau paha depan domba jantan itu sudah dimasak, imam harus mengambilnya dan meletakkannya bersama-sama dengan satu roti bulat dan satu kue tipis dari bakul itu, ke dalam tangan orang nazir itu.”Bilangan 6:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, imam akan mengambil salah satu paha depan domba jantan yang sudah direbus, dan meletakkannya di tangan pengabdi itu bersama satu roti yang tidak beragi dan satu roti tipis.”Bilangan 6:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the priest shall take the sodden shoulder of the ram, and one unleavened cake out of the basket, and one unleavened wafer, and shall put them upon the hands of the Nazarite, after the hair of his separation is shaven:”Bilangan 6:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 6:19?
Ayat ini menggambarkan ritual penutup nazar nazir: setelah mencukur rambutnya di pintu kemah pertemuan, imam meletakkan bahu domba yang dimasak, roti tidak beragi, dan roti tipis di telapak tangan nazir sebagai persembahan unjukan kepada Tuhan.
Latar belakang
Simbol penyerahan diri
Setelah nazir mencukur rambutnya, imam meletakkan bagian kurban—bahu yang direbus, roti tidak beragi, dan roti tipis—ke telapak tangan nazir. Ini melambangkan penyerahan nazir kepada TUHAN dan menjadi bagian kudus bagi imam.
Di mana
Gunung Sinai
Di pintu masuk Kemah Pertemuan, di padang gurun
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penulis Taurat, ~120 tahun
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Allah dalam perjalanan di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַן
natan · meletakkan
Memberi atau menaruh, sering bermakna pemberian.
כָּתֵף
katef · bahu
Bagian tubuh atau potongan daging, khususnya kurban.
כַּף
kaf · telapak tangan
Telapak tangan, simbol kekuatan dan kepemilikan.
Penyerahan diri nazir digambarkan dengan pemberian, penopang, dan genggaman—menunjukkan hubungan erat antara nazir dan Allah.
Tahukah kamu
Roti tipis itu seperti 'roti pipih'
Roti tipis tidak beragi yang diperciki minyak mirip dengan 'matzo' modern, tetapi versi kuno mungkin lebih tebal dan dipanggang di atas batu panas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 6:19
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 6:19
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa imam memegang bagian kurban untuk dirinya sendiri secara diam-diam.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah perintah Allah bahwa imam mendapat bagian kudus dari persembahan nazir.
✕ Sering dikira
Mengira nazir harus memegang daging itu sampai menjadi busuk.
✓ Yang sebenarnya
Ini hanya tindakan simbolis yang dilakukan saat upacara, lalu daging dibakar.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 6:19
Persembahan terakhir ini mengajarkan bahwa setiap janji yang kita buat kepada Tuhan perlu dituntaskan dengan penuh syukur. Ketika kita menyelesaikan komitmen rohani, kita bisa menyerahkan hasilnya kepada Tuhan dengan sukacita.
Tuhan, ajari saya untuk setia menyelesaikan setiap komitmen yang saya buat kepada-Mu, dan mempersembahkannya dengan hati yang penuh syukur. Amin.